Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Berita Pemilu»Stop Penayangan Hasil Quick Count Pilpres 2014 Didukung DPR
    Berita Pemilu

    Stop Penayangan Hasil Quick Count Pilpres 2014 Didukung DPR

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa13 Juli 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Hasil Quick Count Pilpres 2014
    Hasil Quick Count Pilpres 2014

    RANCAH POST – Surat edaran KPI tentang penghentian tayangan hasil quick count Pilpres 2014 mendapat dukungan dari Komisi 1 DPR RI. Penayangan quick count dinilai telah menimbulkan kondisi politik yang kurang sehat bagi masyarakat.

    “Karena jika televisi terus tayangkan hasil quick count dengan versinya masing-masing bisa memprovokasi masyarakat ke arah konflik,” ucap Mahfud Sidik melalui siaran persnya, Jakarta, Minggu (13/7/2014).

    Terlebih, situasi semakin riuh setelah munculnya argumen Direktur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi yang terang-terangan menantang Komisi Pemilihan Umum (KPU), “Apalagi ada pimpinan lembaga survei yang sudah menyatakan bahwa hasil quick count Pilpres 2014 lembaga surveinya yang paling akurat. Dan jika nanti hasil rekap KPU berbeda, maka yang keliru adalah KPU,” jelas Mahfud.

    Mahfud juga meminta KPI bersinergi dengan lembaga seperti Bawaslu dan KIP dalam menerapkan keputusan tersebut. “Untuk perkuat keputusan KPI, Komisi 1 meminta agar KPU-Bawaslu-KPI-KIP dan Dewan Pers duduk bersama Pemerintah untuk memperkuat keputusan dan surat edaran KPI tersebut,” tegasnya.

    Selain itu, Mahfud juga menyebut bahwa pihaknya mengingatkan kepada masyarakat bahwa RRI bukanlah lembaga survei resmi dan sebagai lembaga penyiaran, sehingga harus menjaga netralitas.

    Hasil Quick Count Nasional Pilpres 2014 Quick Count
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Panwaslu Kecamatan Rancah Gelar Rapat Kerja dengan Pengurus Parpol

    18 Desember 2023

    Cuitannya Dianggap Lecehkan Perempuan Bali, Siapakah Lisa Marlina?

    22 Juli 2019
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.