Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Jerman Dukung AS Jatuhkan Sanksi Lebih Berat ke Rusia
    Berita Internasional

    Jerman Dukung AS Jatuhkan Sanksi Lebih Berat ke Rusia

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa3 Mei 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    barrack obama with angela mweerkel
    barrack obama with angela mweerkel

    RANCAH POST – Barrack Obama dan Kanselir Jerman Angele Merkel sudah mencapai kesepakatan menjatuhkan sanksi ekonomi sangat keras terhadap Rusia.

    Hal itu diungkapkan kedua pemimpin dunia dalam konperensi pers bersama Jumat (2/5/2014). AS dan Eropa mengancam hendak menjatuhkan sanksi ekonomi lebih berat bila Moskow mengganggu pemilihan presiden Ukraina pada 25 Mei nanti.

    “Bila destabilisasi dan gangguan terus dilakukan hingga pemilu presiden terganggu, kami tidak punya pilihan lain kecuali menerapkan sanksi ekonomi yang menyebabkan ekonomi Rusia terpukul” kata Obama. Pemilihan presiden Ukraina itu digelar untuk mencari pengganti Viktor Yanukovich yang melarikan diri ke Rusia, Februari lalu.

    Sebelum berangkat ke Washington, Angele Merkel dikabarkan menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin. Kanselir Jerman itu meminta agar Putin melepaskan tim pemantau militer yang terkurung di kota Slovyansk, Ukraina selama seminggu. Pemantau militer yang terdiri dari warga Jerman, Polandia, Cechnya dan Denmark terkurung di wilayah timur Ukraina yang dikuasai militan Pro-Rusia.

    Meski sikap mereka bersatu menghadapi Rusia, namun kedua negara tidak sepaham di bidang intelijen. Angele Merkel yang disadap teleponnya oleh NSA menjelaskan “Kami masih punya perbedaan yang harus diselesaikan,” kata pemimpin Jerman tersebut. Sedangkan Obama mengakui kesepakatan agar tidak saling mengintai yang diminta pihak Jerman belum bisa dicapai. “AS juga tidak punya kerjasama dengan negara manapun,” kata Obama.

    Amerika Serikat Barrack Obama Internasional RUSIA Sanksi Ekonomi Sanksi Rusia
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.