Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Keberatan Dengan Referendum Crimea, AS Akan Beri Sanksi Rusia
    Berita Internasional

    Keberatan Dengan Referendum Crimea, AS Akan Beri Sanksi Rusia

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa17 Maret 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    crimea
    crimea

    RANCAH POST – Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengeluarkan keputusan, jajaran pemerintahannya tolak hasil dari referendum di Crimea. Amerika Serikat pun akan berikan sanksi terhadap Rusia, akibat intervensi militer di wilayah Ukraina tersebut.

    Sikap penolakan Pemerintah AS atas hasil referendum di Ukraina disampaikan Obama kepada Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan sambungan telefon.

    “Presiden Obama menjelaskan bahwa tindakan Rusia telah melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina. Untuk itu, bersama dengan Uni Eropa, Pemerintah AS siap untuk melakukan sanksi terhadap Rusia,” pernyataan Gedung Putih, Senin (17/3/2014).

    “Selain itu, Presiden Obama mengatakan kepada Presiden Putin bahwa krisis yang terjadi di Ukraina bisa diselesaikan dengan jalan diplomasi. Tetapi militer Rusia harus ditarik keluar dari Ukraina,” jelas pernyataan tersebut.

    Referendum yang berlangsung di Crimea, Ukraina masih belum berakhir. Tetapi hingga 75 hingga 80 persen suara yang terhitung menunjukkan bahwa sekira 95,5 persen warga Crimea memilih untuk bergabung dengan Rusia.

    Wilayah kecil yang mendapatkan otonomi luas dari Ukraiana tersebut, saat ini masih diduduki oleh Rusia. Negeri Beruang Merah sebelumnya melakukan intervensi militer ke Crimea, setelah pergantian kepemimpinan di Ukraina.

    Hasil tersebut diumumkan oleh pemimpin Crimea yang pro dengan Rusia, Sergei Aksyonov. Dengan rasa percaya diri tinggi Aksyonov mengumumkan bahwa pemerintahannya akan bergabung dengan Federasi Rusia, Senin 17 Maret 2014 hari ini.

    Barack Obama Crimea Internasional RUSIA Vladimir Putin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.