Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Halalkan Konsumsi Ganja, Presiden Uruguay Masuk Nominasi Nobel
    Berita Internasional

    Halalkan Konsumsi Ganja, Presiden Uruguay Masuk Nominasi Nobel

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa10 Februari 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    uruguay president
    uruguay president

    RANCAH POST – Pemimpin nomor satu Uruguay Jose “Pepe” Mujica, masuk nominasi mendapat nobel perdamaian, hal itu dikarenakan dia melegalkan ganja di negaranya pada Desember tahun lalu.

    “Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang telah memberikan nominasi penghargaan ini,”. kata sang presiden, Minggu (9/2/2014).

    “Kami hanya mencoba untuk menyediakan sesuatu yang sudah menjadi haknya sesuai dengan jalur. Kami tidak tahu kalau itu akan sukses. Kami meminta dukungan, secara sains, dan memahami jika ketergantungan itu tidak baik. Tapi melegalkan marijuana (ganja) kami mempunyai sebuah tujuan dari perdagangan obat,” tambah Mujica.

    Uruguay menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan produksi, penjualan, dan konsumsi ganja. Hukum di negara itu membolehkan pendaftar khusus untuk membeli 40 gram ganja setiap bulannya di toko obat yang sudah ditunjuk. Namun turis tidak dapat menikmati kebijakan ini.

    Pemerintah Uruguay menjual ganja seharga USD1 atau setara Rp12.000 per gramnya, demi memangkas perdagangan gelap yang menjual seharga USD1,4.

    Keputusan ini tak pelak mengundang kritikan dari dunia intenasional karena ditakutkan hukum baru tersebut dapat meningkatkan tingkat ketergantungan ganja di negara itu.

    Namun Mujica menegaskan, hukum ini sebagai alternatif dari memerangi perdagangan obat secara tradisional serta menjadi sebuah percobaan, bukan hanya di Uruguay, tetapi juga di seluruh dunia.

    “Perjuangan dalam melawan perdagangan obat terlarang menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh dunia,” ujar Mujica.

    Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.