Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Ternyata Sering Mengubah Pola Diet Itu Sangat Berbahaya
    Kesehatan

    Ternyata Sering Mengubah Pola Diet Itu Sangat Berbahaya

    Maylani Tri HutamiMaylani Tri Hutami18 Desember 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    diet
    diet

    RANCAH POST – Kita ketahui banyak sekali metode-metode diet terbaru yang ditawarkan untuk menurunkan berat badan. Cara yang mudah dan hasil yang singkat, selalu jadi “racun” bagi mereka yang tak sabar ingin memiliki bentuk tubuh ideal.

    Padahal, terlalu sering mengubah pola diet dapat mengganggu sistem pencernaan tubuh. Dengan beralih dari cara diet yang satu ke diet lainnya secara drastis, akan mempengaruhi kesehatan usus. Hal ini diungkapkan oleh sebuah penelitian.

    Penelitian yang dilakukan oleh Harvard University ini, meminta 10 pria dan wanita dengan rentang usia 21 dan 33 tahun untuk mengonsumsi makanan hewani seperti daging, telur dan keju. Setelah itu, mereka diminta untuk mengganti pola dietnya dengan hanya mengonsumsi makanan nabati yang kaya akan biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran.

    Hasilnya, microbiome atau populasi bakteri dalam usus seluruh peserta berubah secara drastis dan cepat. Hanya dalam waktu lima hari, jumlah bakteri yang membuat asam amino atau pembangun protein di usus mereka lebih banyak. Bakteri ini mendapat makanan dari karbohidrat yang berasal dari sayur atau buah.

    Sementara itu, para pemakan daging memiliki lebih banyak bakteri pencerna protein. Sebagian dari bakteri ini terkait dengan penyakit inflamasi usus (IBD).

    Oleh karena itu, jika akhir-akhir ini Anda sering mengalami masalah pada perut, coba perhatikan pola makan Anda. Mungkin Anda kurang memperhatikan keseimbangan nutrisi yang masuk dengan lebih banyak makan daging dan lemak, atau justru terlalu banyak menghindari daging.

    Diet Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Maylani Tri Hutami
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Fashionista, modist, suka menulis terutama tentang selebriti, musik dan fashion.

    Related Posts

    Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Kulit Pada Lansia

    29 Maret 2024

    6 Aplikasi Kebugaran Gratis untuk Smartphone Android

    19 Juni 2023

    7 Suplemen Penurun Kolesterol di Apotik, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

    5 Januari 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.