Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Desa Qunu Tempat Kelahiran Mandela Yang Penuh Kenangan
    Berita Internasional

    Desa Qunu Tempat Kelahiran Mandela Yang Penuh Kenangan

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa9 Desember 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    pemakaman
    pemakaman

    RANCAH POST – Desa Qunu terletak di provinsi Eastern Cape, Afrika Selatan,desa itu akan menjadi tempat persinggahan terakhir bagi Nelson Mandela, sang pejuang kemanusiaan. Desa kecil yang hening itu, pada tanggal 15 Desember mendatang, akan dipenuhi tokoh dunia yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir pada Madiba.

    Dalam tradisi Qunu, umumnya pemakaman dilakukan di hari Sabtu. Namun untuk Madiba, mereka akan membuat perkecualian.

    Jika melihat dalam peta, Qunu hanyalah sebuah titik kecil yang nyaris tak terlihat. Desa yang terletak 32 km dari Mthatha itu hanya dihuni sedikit orang, 213 jiwa. Luasnya pun hanya 165 hektar. Kendati demikian, Qunu dipastikan akan menjadi tempat beristirahat yang penuh kedamaian bagi Madiba.

    Pejuang anti-apartheid itu akan dimakamkan di kaki bukit, dimana angin selalu bertiup dan membuat bunga-bunga berkelopak merah bergoyang. Dari kejauhan, akan terlihat gugusan pantai dan padang hijau yang tak berkesudahan. Tidak ada bangunan tinggi, tidak ada jalanan aspal. Hanya tanah, rumput dan kerikil.

    Ketika Johannesburg “merayakan” kematian Madiba dengan nyanyian dan tarian, Qunu hanya diam, berduka.

    “Tidak ada yang bisa tersenyum mendengar kabar Nelson Mandela meninggal,” kata Eunice Ndombakaye, 68, warga Qunu yang terlibat dalam persiapan pemakaman Madiba.

    “Dalam budaya Qunu, Anda diwajibkan berdiam dan mengucap doa saat seseorang meninggal. Lewat doa, Anda akan mengantarnya menemui para leluhur,” sambung Eunice.

    Di Qunu, pemakaman Madiba akan dilakukan dengan ritual Thembu dari suku Xhosa. Ritual tersebut dipercaya akan membawa Madiba lebih dekat dengan para leluhurnya.

    Bagi warga Qunu, Madiba adalah pemimpin mereka. Ketika penduduk Qunu berbicara tentang Nelson Mandela, mereka tidak membicarakan tentang seorang ikon atau seorang legenda, melainkan salah satu diantara mereka, tetangga yang punya cita-cita besar dan sukses meraihnya.

    “Dia sering datang kemari dan berjalan-jalan di bukit. Dia berbicara dengan orang-orang. Dia adalah bagian dari Qunu,” tambah Eunice, yang menambahkan Madiba biasanya menggelar pesta Natal setiap tahun di rumahnya dan mengundang semua anak-anak di desa. Madiba juga kerap membuka rumahnya dan mengajak seluruh penduduk desa untuk berpesta.

    “Hanya sedikit orang di Qunu yang tidak punya momen personal dengan Mandela. Semua mencintainya. Semua mengenangnya di Qunu,” papar Eunice.

    Madiba dilahirkan di Mvezo, namun dia dibesarkan di Qunu, dimana dia terbiasa menggembala ternak di bukit. Kenangan akan Qunu juga yang membuat Madiba kuat menjalani hari-harinya di penjara. Madiba pernah menulis, Qunu membuatnya merasa damai. Karenanya, ketika dia dibebaskan dari penjara, Madiba memilih Qunu untuk kembali. Dia membangun sebuah rumah besar dengan tembok merah dan atap terakota, tempat dia beristirahat dan menikmati kedamaian yang telah lama dia perjuangkan. Ke tempat itu jugalah, Madiba akan kembali.

    Afrika Selatan Desa Qunu Mandela Nelson Mandela
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.