Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Obat Hipertensi Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer
    Kesehatan

    Obat Hipertensi Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer

    Maylani Tri HutamiMaylani Tri Hutami5 November 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Obat Hipertensi
    Obat Hipertensi

    RANCAH POST – Tak hanya menurunkan tekanan darah, obat hipertensi juga bisa menjadi alternatif pengobatan untuk melawan penyakit Alzheimer.

    Berdasarkan penelitian terbaru yang mengamati efek dari diuretik. Obat diuretik merupakan jenis yang paling sering diresepkan sebagai pengobatan untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    “Ketika tekanan darah melonjak, itu dapat meningkatkan risiko demensia, termasuk Alzheimer. Namun, kami menemukan penurunan risiko sebesar 50 persen setelah mengonsumsi obat jenis diuretik,” ujar pemimpin studi dan assistant professor of geriatric medicine and gerontology, Dr. Sevil Yasar, seperti RANCAH POST kutip dari Express.

    Penelitian di Amerika Serikat oleh John Hopkins University School of Medicine, Baltimore tersebut melibatkan lebih dari 2.200 orang di atas usia 75 tahun. Para peneliti menggunakan data yang dikumpulkan untuk melakukan analisis terpisah pada efek perlindungan dari obat-obatan, termasuk diuretik.

    Mereka menemukan bahwa penggunaan rutin obat hipertensi telah mengurangi setengah risiko penyakit yang berhubungan dengan otak, termasuk Alzheimer. Penelitian ini bisa menjadi pengobatan baru yang dapat memperlambat penyakit berkaitan dengan kemampuan fungsi dan memori otak.

    “Obat tersebut dapat menurunkan risiko pada orang-orang setengah baya atau lebih tua yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan kognitif ringan. Hal tersebut merupakan pertanda awal dari penyakit seperti Alzheimer,” simpulnya.

    Alzheimer Gaya Hidup Hipertensi Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Maylani Tri Hutami
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Fashionista, modist, suka menulis terutama tentang selebriti, musik dan fashion.

    Related Posts

    Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Kulit Pada Lansia

    29 Maret 2024

    6 Aplikasi Kebugaran Gratis untuk Smartphone Android

    19 Juni 2023

    7 Suplemen Penurun Kolesterol di Apotik, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

    5 Januari 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.