Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Tony Abbott Harus Tiru Obama Untuk Atasi Skandal Penyadapan
    Berita Internasional

    Tony Abbott Harus Tiru Obama Untuk Atasi Skandal Penyadapan

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa20 November 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    obama
    obama

    RANCAH POST – Skandal penyadapan membuat hubungan Australia dan Indonesia semakin tegang. Pemimpin Partai Buruh, Bill Shorten, mengusulkan agar Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, tiru cara yang digunakan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, dalam menghadapi skandal penyadapan terhadap telepon Kanselir Jerman, Angela Merkel.

    Ketika ditelepon oleh Merkel, Obama memastikan bahwa Badan Intelijen AS (NSA) tidak akan lagi menyadap komunikasi pribadi Merkel. Obama juga meminta maaf kepada Merkel di telepon dan mengatakan tidak tahu NSA telah menyadap telepon Pemimpin Partai Demokratik Kristen (CDU).

    Paling tidak, kata Shorten, cara ini bisa meredam sedikit kemarahan Jakarta atas terbongkarnya skandal praktik intelijen Negeri Kanguru.

    Namun, Abbott memiliih cara lain, yakni menolak minta maaf. Di hadapan anggota parlemen pada Senin kemarin, dia menyatakan Pemerintah Australia tidak akan meminta maaf terkait aksi pengumpulan informasi yang dilakukan Badan Intelijen Negeri Kanguru (DSD). Abbott malah mendukung apa pun yang sudah dilakukan rezim sebelumnya dan saat ini untuk terus mengumpulkan informasi demi kepentingan nasional Australia.

    Namun, kendati Abbott telah menolak meminta maaf, Staf Khusus Bidang Hubungan Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, menyebut pernyataan Abbott itu ditujukan hanya kepada publik Australia. Presiden SBY, lanjut Faiz, tetap membutuhkan penjelasan resmi.

    “Kami, tetap membutuhkan sebuah penjelasan resmi. Respons yang formal,” ujarnya.

    Menurut Faiz, sangat tidak disarankan apabila penjelasan yang diberikan kali ini oleh Pemerintah Australia hanya dengan kalimat tidak membenarkan, namun tidak juga membantah.

    “Jadi kami masih terus menanti. Masalahnya yang dijadikan taruhan adalah hubungan strategis di antara kedua negara yang sudah dibangun selama ini,” imbuh Faiz.

    Presiden SBY sebelumnya telah memerintahkan Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, untuk menarik Duta Besar Indonesia di Canberra, Nadjib Riphat Kesoema, pada Senin kemarin. Ditemui di Bandara Internasional Canberra oleh media pada Selasa ini, Nadjib mengaku pulang sendiri tanpa didampingi keluarga.

    Dia akan menjelaskan kepada Presiden SBY soal hubungan Indonesia dengan Australia. Nadjib juga mengaku tidak tahu hingga berapa lama akan tinggal di Indonesia.

    “Menlu telah memberikan sebuah pernyataan di Jakarta dan saya rasa itu telah cukup menggambarkan posisi Indonesia,” ujar Nadjib.

    Sementara itu, penasihat dekat Presiden SBY, Daniel Sparringa, mengatakan luka yang ditorehkan ini hanya dapat disembuhkan jika Pemerintah Negeri Kanguru menunjukkan niat baik untuk mengakhiri isu itu. Selain itu, Pemerintah Australia juga perlu untuk berjanji bahwa aksi serupa tidak akan terulang kembali.

    Australia Internasional Tony Abbott
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.