Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Intelijen Australia Coba Sadap Telepon Pribadi SBY
    Berita Internasional

    Intelijen Australia Coba Sadap Telepon Pribadi SBY

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa18 November 20131
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    SBY Australia
    SBY Australia

    RANCAH POST – The Age mengungkapkan bahwa intelijen Australia mencoba melakukan penyadapan terhadap sambungan telefon pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penyadapan juga dilakukan terhadap lingkungan dalam SBY.

    Laporan penyadapan itu diperoleh oleh The Age, berdasarkan bocoran dokumen yang dikeluarkan pembocor intelijen Amerika Serikat (AS), Edward Snowden. Pengungkapan oleh The Age, Senin (18/11/2013), menjadi laporan dugaan penyadapan lain dari pihak Australia, yang sebelumnya diduga melibatkan Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

    Dokumen yang diperoleh The Age dari Edward Snowden ini menunjukkan dugaan penyadapan yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Australia dan dinas intelijen the Defence Signals Directorate pada November 2009.

    Hubungan antara Australia dengan Indonesia sempat memanas akibat dugaan penyadapan yang dilakukan oleh Kedubes Australia di Jakarta. Kementerian Luar Negeri Indonesia sempat memanggil Dubes Australia Greg Moriarty untuk dimintai keterangan mengenai penyadapan tersebut.

    Namun hingga saat ini, Australia yang diduga melakukan penyadapan dengan Amerika Serikat (AS) masih belum mau mengakui perbuatannya tersebut. Kedua negara tidak membenarkan ataupun menolak laporan penyadapan itu.

    Pembahasan mengenai penyadapan ini bahkan sempat berlanjut dari pertemuan Bali Democracy Forum Oktober 2013. Namun Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop lagi-lagi tidak menjelaskan mengenai laporan penyadapan.

    Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa sebelumnya sempat menyuarakan ketidakpuasannya atas jawaban Australia mengenai penyadapan. Bahkan Menlu Marty pada Kamis 7 November 2013 menegaskan, kerjasama intelijen antara kedua negara bisa dievaluasi ulang.

    Internasional Presiden SBY sby
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    View 1 Comment

    1 Komentar

    1. Sarip Hidayat on 19 November 2013 7:49 AM

      kasus penyadapan,indonesia harus tegas jangan mau dipermainkan australia dan amerika lebih baik putuskan hubungan diplomatik, kita negara besar masih banyak negara yg mau kerjasama dg indonesia

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.