RANCAH POST – Masinis kereta maut yang tergelincir di Spanyol, serta menewaskan 78 orang, kini ditahan atas dugaan pembunuhan lalai. Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Spanyol.

Francisco Jose Garzon Amo, sang masinis, telah berada di bawah penjagaan pasukan bersenjata di rumah sakit sejak kecelakaan yang terjadi Rabu 24 Juli di dekat kota utara-barat Santiago de Compostela.

Ia dijadwalkan keluar dari rumah sakit hari ini dan dibawa ke kantor polisi, namun sejauh ini dirinya menolak untuk menjawab pertanyaan tentang insiden itu. Garzon sebelumnya telah ditahan karena dicurigai ceroboh menyusul kecelakaan yang terjadi dan paling mematikan di Spanyol dalam beberapa dekade.

“Dia telah ditahan atas kejahatan dugaan pembunuhan sembrono,” kata menteri Jorge Fernandez Diaz, seperti dikutip dari Metro, Minggu (28/7/2013).

“Ada alasan untuk mempertimbangkan bahwa ia mungkin telah bertanggung jawab atas apa yang terjadi, yang ditetapkan oleh hakim dan investigator.”

Garzon yang difoto ketika sedang berlumuran darah yang diambil sesaat setelah kecelakaan terjadi, telah membuat 140 orang terluka. Penyidik berusaha untuk menentukan apakah rem kereta milik pemerintah Renfe, gagal atau tidak pernah digunakan.

Setelah diinvestigasi oleh para ahli, masinis sangat bertanggungjawab terhadap kasus kecelakaan ini dan bukan komputer, karena tidak menerapkan sistem rem ‘fail-safe’ yang telah diinstal pada peregangan berbahaya rel lentur.

Share.

Leave A Reply