Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Ridwan Kamil Bertemu Guru Muda ASN Pangandaran yang Mundur Gegara Pungli
    Berita Nasional

    Ridwan Kamil Bertemu Guru Muda ASN Pangandaran yang Mundur Gegara Pungli

    Nina NurmalasariNina Nurmalasari11 Mei 20230
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Ridwan Kamil Bertemu Guru Muda ASN Pangandaran yang Mundur Gegara Pungli
    Ridwan Kamil Bertemu Husein. (IST/IG)

    Berita Nasional, RANCAH POST – Seorang guru muda ASN Pangandaran, Jawa Barat, Husein Ali Rafsanjani (27) tengah ramai diperbincangkan publik usai mengaku pernah mendapat intimidasi setelah melaporkan terkait pungutan liar (pungli) di Pemkab Pangandaran.

    Dari situ, Husein memilih mengundurkan diri menjadi guru. Ia mengundurkan diri karena dipaksa mencabut laporan dugaan pungli yang diduga dilakukan Pemkab Pangandaran dalam kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (latsar) tahun 2020 ke Bandung.

    Laporan tersebut disampaikan Husein melalui platform lapor.go.id.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil diketahui telah bertemu dengan Husein Ali untuk membicarakan permasalahannya agar bisa segera diselesaikan.

    Pertemuan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, dan Husein berlangsung di ruang kerja gubernur, di Gedung Sate, Kota Bandung pada Rabu, 10 Mei 2023.

    Berperan sebagai penengah, Kang Emil telah meminta penjelasan dari Pemkab Pangandaran dan Husein supaya mendapatkan informasi yang berimbang.

    Momen pertemuan Ridwan Kamil dan guru muda ASN Pangandaran itu dibagikan melalui akun Instagram sang gubernur, @ridwankamil.

    “Yang merasa dipungli dan mengundurkan diri, kemarin saya ajak bicara untuk mendapatkan informasi secara baik, sambil meminta laporan berimbang dari pihak institusi pendidikan terkait di Kab Pangandaran,” tulis Ridwan Kamil dalam keterangan unggahannya.

    “Saya Mengapresiasi terhadap kejujuran dan integritas CPNS sebagai calon pelayan publik. Husein Ali yang guru musik lulusan UPI ini, berhasil menjadi guru berstatus PNS. Dan untuk seperti itu berat sekali kompetisinya mengalahkan belasan ribu pendaftar, sehingga disayangkan jika mundur begitu saja,” sambungnya.

    Suami Atalia Praratya itu akan mencari solusi terbaik supaya Husein masih bisa mengajar dan berstatus ASN. Ia akan terus mendampingi kasus ini untuk mencari solusi terbaik untuk bersama.

    “Setelah mendengarkan kronologisnya tim Pemprov akan mendampingi kasus ini untuk dicari solusinya yang baik untuk bersama dan sesuai peraturan perundang-undangan.”

    “Saya juga meminta Bupati Pangandaran dimana level SMP adalah kewenangan Bupati untuk segera menindaklanjuti arahan ini agar mendapatkan solusi yang terbaik bagi semua pihak. Dan semoga kasus ini tidak terulang lagi di masa mendatang,” tulisnya lagi.

    “Termasuk opsi solusi untuk pindah mengajar di SMA yang menjadi kewenangan Gubernur.

    Saya juga mengimbau kepada setiap ASN di Jabar tetap menjaga integritas dan mengedepankan kepada masyarakat,” pungkasnya.

    Sementara itu, curhatan Husein Ali mengenai dirinya yang mundur dari ASN Pangandaran gara-gara dugaan pungli itu diunggah oleh Husein melalui akun media sosialnya.

    Husein menceritakan, pada tahun 2020 dirinya mengikuti Latsar di Kota Bandung dan harus membayar biaya transportasi Rp 270.000. Biaya tersebut harus tetap dibayar walau peserta tidak ikut.

    Ketika Latsar berlangsung, para peserta yang ada di lokasi kembali diminta membayar Rp 350.000. Husein yang juga harus membayar pungutan tersebut merasa keberatan. Apalagi saat itu gajinya belum cair selama tiga bulan atau ia sebut dirapel.

    Singkat cerita, Husein menilai pungutan ketika Latsar itu tidak wajar. Alhasil ia melaporkannya melalui website lapor.go.id dengan nama anonim.

    Kontan saja, laporan tersebut langsung diperbincangkan oleh pegawai di Kabupaten Pangandaran.

    Akhirnya Husein pun mengakui bahwa dirinya yang membuat laporan tersebut. Ia enggan merugikan pegawai lain atas laporan tersebut.

    Setelahnya, Husein Ali pun dipanggil oleh pihak BKPSDM Pangandaran. Menurut pengakuannya, ia sempat dikepung oleh 12 orang selama enam jam.

    Husein mengaku diancam akan dipecat jika tidak mencabut laporannya terkait anggaran latsar.

    “Ada kali saya enam jam di kantor disidang, disuruh nurunin, diancam dipecat. Nah, ini diancam dipecat juga lucu sih, katanya ‘Kamu kalau laporan ini enggak diturunkan, bisa dipecat karena bisa dianggap merusak nama baik instansi’,” kata Husein.

    “Saya bilang dengan polosnya, waktu itu masih umur 24 apa 25 gitu, saya bilang, ya sudah saya minta surat pemecatannya hari ini juga,” kata Husein.

    Enggan dipersoalkan panjang, Husein guru ASN muda di Pangandaran itu memilih mundur jadi ASN di Pangandaran.

    Ia berhenti mengajar pada Maret 2022 dari SMP Negeri 2 Pangandaran. Sejak saat itu, Husein memilih kembali ke Kota Bandung sembari menunggu surat pengunduran dirinya keluar.

    Dikutip dari Tribunnews.com, Husein sendiri kini telah menetap di Bandung dan mengajar secara sukarela di SMPN 29 Bandung.

    BACA JUGA: Kasus Moge Tabrak Anak Kembar di Pangandaran, 2 Pengendara Divonis 4 Bulan Penjara

    Status Husein bukan guru honorer maupun PNS ketika mengajar, karena ia melakukannya secara sukarela.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Nina Nurmalasari
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026

    Ini Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M17e 5G yang Bawa Baterai 6000mAh

    18 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.