RANCAH POST – Realme resmi mengumumkan teknologi fast charging terbarunya yang memiliki kecepatan pengisian sebesar 240W. Teknologi ini diprediksi bakal dihadirkan perusahaan pada Realme GT Neo5 yang kabarnya diluncurkan Februari mendatang.

Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (07/01/2023), teknologi pengisian daya 240W tersebut menggunakan desain pompa paralel tiga jalur dengan output 10V 24A dan input 20V 12A.

Nah, perangkat yang akan dibekali teknologi charging 240W ini akan memiliki baterai tiga cell yang diklaim mempunyai efisiensi konversi pengisian daya hingga 98.5%.

Adapter atau kepala charger-nya sendiri hanya memiliki ukuran 5% lebih besar dari adapter charger 150W generasi sebelumnya. Kepala charger 240W ini menggunakan komponen Gallium Nitride (GaN) ganda yang memberikan densitas daya 2.34W/cm³.

Untuk keamanan, adapter charger 240W tersebut sudah mengantongi sertifikasi PS3 Fireproof dan sistem pemantauan keamanan real-time sehingga bisa mencegah terjadinya konsleting.

Selain itu, perangkat yang akan dibekali teknologi fast charging 240W ini secara khusus akan dilengkapi material pembuangan panas graphene seluas 6.580 mm².

Pihak Realme mengklaim bahwa baterai perangkat yang diisi menggunakan teknologi ini akan mempertahankan setidaknya 80% daya aslinya setelah 1.600 siklus pengisian.

Dilain sisi, bocoran terkait Realme GT Neo5 masih terus berseliweran. Kabar terbaru menyebutkan bahwa perangkat tersebut akan diotaki chip Snapdragon 8+ Gen 1 dengan RAM hingga 12 GB dan media penyimpanan 256 GB.

Penerus dari Realme GT Neo3 itu dirumorkan akan dilengkapi layar OLED beresolusi 1.5K dengan diagonal 6.7 inci yang mendukung refresh rate 144 Hz dan peredupan PWM 2.169 Hz.

BACA JUGARealme C55 Lolos Sertifikasi NBTC dan TKDN, Spesifikasi Utamanya Terungkap

Untuk kamera, Realme GT Neo5 diharapkan datang dengan mengusung kamera utama 50 MP yang memakai sensor Sony IMX890. Kamera ini akan ditemani sensor ultrawide 8 MP dan macro 2 MP. Sementara kamera depannya diprediksi bakal beresolusi 16 MP.

Share.

Leave A Reply