Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Sosial Media»VIRAL Anak SMP di Palembang Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Karena Ditegur Pacaran
    Sosial Media

    VIRAL Anak SMP di Palembang Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Karena Ditegur Pacaran

    Nina NurmalasariNina Nurmalasari2 Desember 20220
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    VIRAL Anak SMP di Palembang Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Karena Ditegur Pacaran
    Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi. (IST)

    Sosial Media, RANCAH POST – Warganet tengah ramai membicarakan permasalahan seorang anak dan ibu di Palembang yang berujung pada laporan polisi. Anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP itu disebut laporkan ibu kandung ke polisi karena ditegur pacaran kelewat batas.

    Permasalahan ini viral setelah diunggah ke media sosial, bahkan videonya ramai di-repost oleh banyak akun, salah satunya oleh akun Instagrma @igtainmenttt.

    Dalam video tersebut, sang ibu menceritakan kronologi awal anak perempuannya ketahuan berpacaran. Sang ibu pun mengaku sempat memarahi dan memberikan pelajaran kepada si anak karena gaya berpacarannya dianggap sudah kelewat batas.

    “Berawal dari marahi dan ngasih sedikit pelajaran ke anak cewek saya karena ketahuan pacaran kelewat batas,” tulis sang ibu di video.

    Ia merasa sangat hancur ketika melihat chat WhatsApp anaknya yang berisi kalimat vulgar dengan sang pacar.

    “Babee, gapapa sayang aku dari tadi nungguin kamu kangen berat sama kamu,” tulis pengirim pesan kepada anak si ibu.

    “Aku dimarahi karena ketahuan, berantem ishh. Maaf da bikin nu****,” balas si anak.

    “Gimana tadi mainnya? Enak?” tanya lagi si pengirim pesan.

    “Enak,” jawab si anak.

    Terdapat juga tangkapan layar chat lainnya yang berisi kata-kata vulgar yang dibicarakan si anak dengan seseorang diduga pacarnya.

    Sang ibu kemudian menceritakan bahwa ia menghidupi anaknya seorang diri karena merupakan single mom setelah ditinggalkan sang suami tanpa memberi nafkah.

    “Dibesarkan oleh seorang single mom tanpa nafkah dari mantan suami sepeser pun sampai sekarang,” ungkap si ibu.

    Pada unggahan berikutnya, sang ibu pun memperlihatkan bukti surat pelaporan anaknya ke Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan.

    “Tega ngelaporin ibu sendiri ke polisi atas dugaan kekerasan. Ibu yang sudah membesarkan dan menyekolahkan banting tulang. Tega sekali kamu nak,” ujar sang ibu.

    Kasus anak SMP di Palembang laporkan ibu kandung ke polisi atas dugaan kasus kekerasan tu langsung menuai atensi warganet.

    Dikutip dari Kompas.com, diketahui siswi SMP itu berinisial SA, ia melaporkan ibunya UH (30) karena dugaan kasus kekerasan.

    Paman dari SA, RM Jauhari (31) yang mewakili laporan keponakannya ke Polrestabes Palembang ternyata sudah melaporkan ibunya sebanyak dua kali.

    Kapolrestabes Palembng, Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, pihak kepolisian sudah memberikan pemahaman sebelumnya, akan tetapi pihak terlapor tetap ingin membuat laporan.

    “Sebenarnya saat menerima laporan, yang melaporkan itu harusnya korban tapi karena korbannya adalah anak yang melaporkan harus orang lain. Kita sudah memberikan pemahaman itu sebanyak dua kali ke (pelapor). Tapi tetap melaporkan, polisi tidak boleh menolak laporan. Setelah menerima laporan itu, itulah dasarnya kita menindaklanjuti,” papar Ngajib.

    Polrestabes Palembang akhirnya menerima laporan tersebut, dan memberikan wkatu kepada pihak terlapor dan pelapor melakukan mediasi selama beberapa jam di ruang pemeriksaan.

    Dan akhirnya, kasus ini pun dapat diselesaikan secara kekeluargaan. RM Jauhari sebagai pelapor yang mewakili SA (12), bersedia menandatangani surat perdamaian dan mencabut laporannya ke polisi. Kasus ini pun sudah ditutup dan tidak akan ditindaklanjuti.

    BACA JUGA: Demi Warisan Rumah Mewah, Anak di Aceh Tengah Tega Gugat Ibu Kandungnya

    “Saat ini sudah selesai, sudah tidak ada lagi permasalahan dan mereka sudah kembali dalam satu keluarga semuanya saat ini sehat semua,” kata Ngajib.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Nina Nurmalasari
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    WhatsApp Group Message History, Gak Ada Lagi FOMO di Grup!

    23 Februari 2026

    20 Link Twibbon Idul Fitri 1446 H, Keren dan Gratis!

    30 Maret 2025

    Kata-Kata Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Penuh Makna dan Berkesan

    29 Maret 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.