Sosial Media, RANCAH POST – Jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita pengemudi Mercy diduga curi cokelat di Alfamart.

Aksi wanita tersebut dipergoki oleh sejumlah karyawan Alfamart tempatnya mencuri beberapa batang cokelat.

Dalam video yang beredar, wanita itu terlihat sudah berada di dalam mobilnya. Pegawai Alfamart pun memintanya untuk mengakui perbuatannya.

“Ibu ber-Mercy sindikat coklat di minimarket,” tulis narasi di video.

Wanita itu akhirnya mengakui bahwa dirinya telah mengambil beberapa cokelat batangan. Dia kemudian mengeluarkan cokelat oitu dan memberikannya kepada pegawai Alfamart.

“Kenapa ibu nggak jujur? Nggak mau lah bayar dulu” ucap salah pegawai minimarket.

Wanita itu kemudian keluar dari mobil dan masuk ke dalam Alfamart, menuruti keinginan para pegawai.

“Gimana sih, ngambil cokelat,” kata pegawai lainnya.

“Saya lihat bu,” sahut pegawai minimarket yang berad di lokasi.

Setelah video wanita pengemudi Mercy kepergok curi cokelat di Alfamart itu viral, muncul sebuah video permintaan maaf dari pegawai Alfamart ke terduga pelaku.

Wanita bernama Mariana itu diduga malah mengancam pegawai Alfamart yang memviralkan aksi pencuriannya melalui kuasa hukum dengan UU ITE.

Dalam video permintaan maaf itu, terlihat seorang pegawai Alfamart berdiri di tengah-tengah antara Mariana dan kuasa hukumnya.

Dengan wajah tegang, pegawai Alfamart pun membacakan permintaan maaf kepada Mariana yang sudah ditulis di atas kertas.

Dia meminta maaf karena telah memviralkan aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku dan menyebut bahwa kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial karena sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua yang telah merugikan Ibu Mariana,” kata pegawai itu.

“Dan saya memohon maaf kepada Ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin dan Alhamdulillah hari ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, kuasa hukum Mariana pun mengatakan, permintaan maaf itu dilakukan lantaran video yang viral telah merugikan kliennya. Ia menyebut hal itu hanya salah paham saja.

“Video-video yang beredar kemarin, adalah video-video yang sangat merugikan ibu Mariana. Dan pada hari ini udah selesai. Dan kepada karyawan dan manajer Alfamart, kami memohon maaf atas terjadinya kesalahpahaman antara ibu Mariana dan karyawan Alfamart,” papar kuasa hukum Mariana tegas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus tersebut terjadi di Alfamart Sampora, Kampung Sampora RT 04, RW 02, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, pada 13 Agustus 2022.

Diketahui saat ini pihak Alfamart sedang melakukan investigasi lebih lanjut, dan apabila diperlukan Alfamart akan mengambil langkah hukum terkait kasus ini.

Kasus wanita curi cokelat di Alfamart namun berujung pegawai yang harus meminta maaf itu langsung menjadi sorotan warganet. Lihat videonya di sini.

william_rhinoceros, “Ditwitter udh banyak pengacara yg mau bantu, tinggal tunggu waktunya. Akun nya jg udh rame diserang netijen termasuk maps toko nya 😂”

lesungpi.pi, “sumpah lucu bgt si ini. yg curi siapa yg minta maaf siapa??????????”

dewi_rm31, “Mentang2 lo kaya x bisa seenaknya aja sm org , kalo emg salah ya salah malu kan vidionya viral , lucunya negri ini yg salah siapa yg bawa pengacara siapa 😂”

BACA JUGA: Emak-emak Ketahuan Mencuri di Minimarket Tapi Ogah Ngaku, Malah Nyolot ke Satpam

ris_more, “JANGAN TERTIPU DENGAN PENAMPILAN. JANGAN-JANGAN GAYA HIDUPNYA HASIL MENCURI 😂😂”

Share.

Leave A Reply