Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Aksi 2 Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua Ramai Dikecam, KASAU Minta Maaf
    Berita Nasional

    Aksi 2 Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua Ramai Dikecam, KASAU Minta Maaf

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa28 Juli 20210
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Aksi 2 Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua Ramai Dikecam KASAU Minta Maaf
    Aksi 2 Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua. (IST)

    Berita Nasional, RANCAH POST – Sedang viral sebuah video yang menayangkan detik-detik aksi dua oknum anggota TNI AU injak kepala seorang warga saat hendak diamankan di pinggir jalan.

    Tindakan Serda D dan Prada V di dalam video berdurasi 1 menit 20 detik itu sontak saja menuai kecaman karena dinilai eksesif atau melampaui batas.

    Diketahui kejadian tersebut terjadi di Merauke, Papua, pada Senin 26 Juli 2021 sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Warga sipil yang diinjak kepalanya disebut merupakan difabel tuna wicara.

    Menanggapi tindakan dua anggota TNI AU yang injak kepala seorang warga Papua, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo buka suara.

    “Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terkait dengan kejadian penganiayaan saudara kita oleh anggota TNI AU di kota Merauke,” ucap Fadjar.

    Melalui sebuah video yang diunggah melalui akun Twitter @_TNIAU, Fadjar menyampaikan permohonan maaf khusus kepada korban dan keluarga serta warga Merauke.

    “Saya selaku Kepala Staf Angkatan Udara, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh saudara-saudara kita di Papua, khususnya warga di Merauke, terkhusus lagi kepada korban dan keluarganya.

    Hal ini terjadi semata-mata memang kesalahan dari anggota kami dan tidak ada niatan apapun juga apalagi dari berupa perintah kedinasan,” paparnya.

    Kemudian, Fadjar mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi seluruh anggota TNI AU dan menindak tegas pelaku yang berbuat kesalahan.

    “Kami akan mengevaluasi seluruh anggota kami dan juga akan menindak secara tegas terhadap pelaku yang berbuat kesalahan. Sekali lagi, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya. Mohon dibuka pintu maaf,” pungkas Fadjar.

    https://twitter.com/_TNIAU/status/1420050886278012932

    Melansir Inews.id, Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menjelaskan terkait kronologi dugaan tindakan kekerasan tersebut.

    Dijelaskan bahwa semuanya bermula ketika Serda D dan Prada V hendak membeli makan di salah satu rumah makan Padang di jalan raya Mandala-Muli, Merauke, pada Senin (26/7/2021).

    Pada saat yang bersamaan, terjadi keributan seorang warga dengan penjual bubur yang lokasinya dekat dengan rumah makan Padang yang didatangi keduanya.

    Keributan itu sendiri terjadi karena seorang warga yang diduga mabuk, ia melakukan pemerasan kepada penjual bubur ayam dan kepada pemilik rumah makan Padang serta sejumlah pelanggannya.

    Kemudian, Serda D dan Prada V berinisiatif melerai keributan. Mereka pun membawa warga tersebut ke luar warung.

    Pada saat pengamanan, keduanya melakukan tindakan yang dinilai berlebihan. Tentu hal ini sangat disesalkan oleh banyak pihak.

    “Kami akan tindak lanjuti kejadian ini. Kedua oknum anggota ini akan ditindak secara tegas, sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI,” kata Marsma Indan.

    Marsma Indan memastikan kejadian tersebut sudah ditangani oleh Satuan Polisi Militer Lanud Johannes Abraham Dimara (Dma), Merauke.

    BACA JUGA: Oknum Satpol PP Gowa yang Pukul Pemilik Warkop Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

    “Kedua oknum anggota Lanud Dma ini sudah di tahan di Satpom Lanud Dma sejak Senin kemarin. Proses hukumnya sedang berjalan,” paparnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.