Sosial Media, RANCAH POST – Baru-baru ini viral sebuah video yang merekam sejumlah mobil baru yang diantar oleh kendaraan pengangkut mobil ke sebuah desa di Tuban, Jawa Timur. Disebutkan bahwa warga-warga di satu desa tersebut kompak borong mobil.

Video tersebut pun viral usai diunggah oleh akun-akun di sejumlah platform media sosial, mulai dari TikTok hingga Instagram.

Dalam video berdurasi singkat itu terlihat puluhan truk pengangkut mobil berjajar di jalanan sebuah desa dan antre untuk mengantarkan mobil menuju ke si pemesan.

Truk tersebut mengangkut berbagai jenis merk mobil dengan warna yang berbeda-beda. Menurut keterangan yang ditulis oleh akun pengunggah, mobil-mobil itu dibeli oleh sejumlah warga yang tinggal di desa yang sama.

“Satu desa borong mobil. mantap..!!,” tulis dalam keterangan unggahan tersebut.

Diketahui warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur itu kompak membeli mobil setelah tanah mereka dibeli oleh Pertamnina sebanyak ganti rugi pembangunan kilang minyak GRR.

Tak khayal, usai video satu desa borong mobil itu diunggah ke media sosial dan viral, berbagai komentar dari warganet pun ramai menghiasi unggahan tersebut.

nitahartanti_, “Mohon maaf yaa bukan gue iri… Beli mobil nya bisa utk perawat & bayar pajak nya ntar mumet… Enak d awal nya az. Klo aq dpt ganti rugi mendingan beli rmh tanah lagi buat investasi”

diemashafizzun06, “Standart status orang kaya disebuah desa diukur dari punya mobil atau tidak punya, entah itu uang hutang,kredit,bantuan yg penting punya mobil dulu”

oriza.j, “Lucu bgt komentar2nya 😂😂😂 . Mereka yg beli ko pada repot ngurusin n kasi saran .. harusnya tinggal bilang Alhamdullilah semoga kita juga bisa . Hidup itu simple asal ga nyinyir 😂😂😂😂”

BACA JUGA: Ulang Tahun ke-12, Bocah ini Beli Mobil Mewah untuk Kadonya Sendiri Pakai Uang Pribadi

fifiekka2412, “Kalo aku jadi dia, buka usaha bukan beli mobil banyak2, maap nih yee bukannya iri, tapi ya entah juga sih kalo mobilnya mau dibukain buat rental mobil, itukan juha usaha”

Share.

Leave A Reply