Jumat, Desember 4, 2020
Beranda Teknologi Aplikasi SHAREit Raih Peringkat 1 Aplikasi Sumber Media dengan Pertumbuhan Tercepat Secara Global

SHAREit Raih Peringkat 1 Aplikasi Sumber Media dengan Pertumbuhan Tercepat Secara Global

RANCAH POST – Aplikasi pencarian, konsumsi dan berbagi konten global milik Smart Media4U Pte. ltd, yakni SHAREit menempati posisi No. 1 secara global dalam hal pertumbuhan diantara sumber-sumber media oleh The AppsFlyer Performance Index Edition XI.

Pertumbuhan SHAREit mencapai angka 160% dalam jumlah instalasi aplikasi dan peningkatan ini berbarengan dengan lonjakan basis klien SHAREit, yang
membuat SHAREit berada di posisi teratas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara terkuat di Asia Tenggara yang mendominasi penggunaan SHAREit selama masa pandemi.

“Penghargaan ini merupakan pencapaian luar biasa bagi kami di SHAREit. Kami sangat bangga menerima pengakuan dari ApssFlyer dan
sangat optimistis bahwa prestasi tersebut membuktikan kerja keras dan transformasi SHAREit sebagai platform konten yang holistik saat ini”, kata Mr. Karam Malhotra, Partner & Global VP, SHAREit.

Berdasarkan survey dari Internet Service Provider Association (APJII) dan Indonesia Survey Center (ISC) ditemukan perubahan kebiasaan yang signifikan diantara pengguna internet selama masa pandemi COVID-19.

Pengguna mayoritas menggunakan internet selama lebih dari 8 jam per hari. Konten yang paling banyak diakses adalah konten edukasi dan website sekolah.

Sementara itu, untuk konten hiburan yang paling sering diakses adalah video online sebesar 49,3%, Game online sebesar 16,5%, dan musik online
sebesar 15.3%. Ada lima alasan utama pengguna mengakses internet, yakni media sosial, komunikasi pesan, main game online, dan belanja online.

Sehubungan dengan terjadinya Adaptasi Kebiasaan Baru, teknologi saat ini menjadi kebutuhan utama masyarakat, namun juga terjadi pergeseran besar dalam penggunaannya. 73,2% masyarakat Indonesia tidak lagi mengakses internet melalui PC dan hanya 19,7 persen dari total responden yang menggunakan laptop untuk mengkases internet harian.

Alasan terjadinya pergeseran ini dikarenakan oleh meningkatnya penggunaan smartphone untuk kebutuhan internet harian, seperti untuk bekerja, sosial,
hiburan termasuk bermain game.

Berdasarkan data dari Statisca, menunjukkan bahwa ada 50,8 juta pengguna mobile game di Indonesia di tahun 2020 dan diprediksi akan meningkat sebanyak 21,6% di
tahun 2025.

Garena Free Fire berpartner dengan SHAREit dan mendapat jumlah download tertinggi di tahun 2019 di Asia tenggara, Garena Free Fire menjadi salah satu Game Mobile bergenre Battle Royale yang cukup diminati oleh banyak pemain game di Indonesia.

Kebijakan kerja dari rumah #diRumahAja dan anjuran menjaga jarak yang ditetapkan pemerintah di tengah pandemi COVID-19 di Indonesia saat ini telah menumbuhkan bisnis berbasis berbagi file dan penyedia konten secara signifikan, dan membuat SHAREit memimpin di industri ini.

Menurut We Are Social digital report 2020, 94% pengguna internet menggunakan smartphone dan menempatkan SHARE it di posisi empat dari jumlah download di tahun 2019.

Pencapaian ini diraih dengan melihat kinerja SHARE it dari AppsFlyer Performance Index Edition X, berada di peringkat ketiga dan kelima dalam hal pertumbuhan,
masing-masing di Asia Tenggara dan India.

“Indonesia  merupakan negara yang perekonomiannya digerakkan oleh perangkat seluler dan industri hiburan digitalnya tampil sebagai sektor yang amat menarik. Saya terkesan dengan investasi, visi strategis, dan tujuan jelas untuk mengembangkan kesuksesan SHAREit”, ungkap Aat Pangestu Hadi, Country Sales Director, SHAREit Indonesia.

SHAREit memiliki lebih dari 1,8 miliar pengguna di seluruh dunia. Sementara, jumlah pengguna aktif bulanan (MAU) SHARE it telah menembus 500 juta pengguna di seluruh dunia, tersedia dalam 45 bahasa lokal di 200 negara.

BACA JUGA: Cara Kirim Aplikasi PUBG Mobile Beserta Data OBB-nya Menggunakan Shareit

“SHAREit berhasil mengatasi perlambatan ekonomi di tengah pemberlakuan karantina wilayah akibat COVID-19, serta membantu ratusan pelaku usaha untuk
meningkatkan pertumbuhannya, bahkan ketika pandemi terjadi.” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here