Rabu, 23 September 2020
Beranda Teknologi Sosial Media Ngaku Demi Beli Kuota Internet, Siswi SMP di Batam Rela Jual Diri...

Ngaku Demi Beli Kuota Internet, Siswi SMP di Batam Rela Jual Diri dengan Tarif Segini

Sosial Media, RANCAH POST – Miris, siswi SMP di Batam, Kepulauan Riau nekat jual diri demi membeli kuota internet. Diketahui, ia menjual tubuhnya lewat penyalur prostitusi online.

Korban yang masih belia, yakni berusia 15 tahun ini memiliki tarif yang dipatok Rp 500 ribu untuk satu kali kencan. Melansir dari Kompas.com, Kapolsek Batu Aji Kompol Jun Chaidir menjelaskan terkait hal ini.

Menurut Jun Chaidir dari pengakuan siswi yang masih duduk di bangku sekolah mengenah pertama (SMP) ini, siswi tersebut mengenal pelaku penyalur prostitusi online dari Facebook.

Di situlah kemudian pelaku mengajari dan mempromosikan korban. Disebutkan juga, korban pernah mempromosikan dirinya sendiri lewat akun MiChat.

Lebih lanjut, siswi SMP ini juga mengaku nekat jual diri demi bisa untuk membeli kuota internet.

Selain membeli kuota, penghasilannya dari menjual diri ini rencananya juga akan dipakai untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Kompol Jun Chaidir mengatakan, kegiatan prostitusi online tersebut akhirnya dapat digagalkan setelah polisi melakukan penyelidikan.

Diketahui, terungkapnya kegiatan prostitusi online ini setelah ada laporan masyarakat terkait hal tersebut.

Aparat kepolisian pun berhasil mengamankan dua orang pelaku yang berperan sebagai penyalur dan pemesan jasa prostitusi online.

Mereka berhasil diamankan oleh polisi di Wisma Mitra Mll ketika bertransaksi pada Rabu 22, Juli malam.

Dalam penangkapan ini, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa dua ponsel serta uang tunai Rp 1 juta.

Kedua pelaku dijerat Pasal 76 b jo 88 UU RI No 35 Tahun 2008 Perubahan tentang UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur dengan ancaman 10 tahun penjara.

Sontak saja, kegiatan prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur yang masih duduk di bangku SMP ini mendapatkan respons dari warganet di media sosial.

adeadean_, “Coba pak nadiem dengerin tuh pak, masih mau sekolah online selamanya… Seakan gaada harga dirinya bgt anak bangsa 😌”

andienlestari_, “Salah 1 dampak buruk sekolah online…dan masih banyak lagi.”

BACA JUGA: MIRIS… Anak SD di Ciamis Jadi Pelacur Panggilan

elviramayaresky, “Problem utama : 1. Kemiskinan 2. Lifestyle 3. Keluarga abai 4. Masyarakat abai 5. Negara abai 6. Peradaban yg rusak”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

105,967FansSuka
1,824PengikutMengikuti
1,262PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan