Kamis, 4 Juni 2020
Beranda Teknologi Viral Video Keberatan dengan THR yang Dicicil, Ribuan Buruh di Sukabumi Gelar Aksi Demo

Keberatan dengan THR yang Dicicil, Ribuan Buruh di Sukabumi Gelar Aksi Demo

Viral Video, RANCAH POST – Ribuan buruh di Sukabumi menggelar aksi demo terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang dicicil selama tiga bulan.

Aksi demo ribuan buruh ini viral usai rekaman videonya tersebar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @fakta.indo pada Rabu 13 Mei 2020.

Dalam video tersebut diketahui, ribuan buruh berkumpul dan kompak berteriak soal pembayaran THR.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ribuan burun yang demo ini karena tidak setuju karena mereka hanya akan menerima THR sebesar 50 persen di bulan Mei ini.

Diketahui, THR akan dicicil dalam waktu 3 bulan kedepan. Sisa THR akan dibayarkan masing-masing 25 persen pada bulan Juni dan Juli 2020 mendatang.

Ada pun perusahaan yang didemo oleh buruh yakni, PT Doosan Jaya Sukabumi yang berlokasi di Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda dan PT Yongjin Javasuka Garment di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Meskipun ribuan buruh ini tidak terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), mereka tetap keberatan dengan kebijakan karena selama pandemi Covid-19 ini tetap bekerja seperti biasa.

Mereka keberatan dengan kebijakan THR yang dicicil dan tidak dibayar penuh. Akhirnya, ribuan buruh di Sukabumi ini pun melakukan aksi demo pada Selasa 12 Mei 2020 lalu.

Sontak saja rekaman video ini pun menjadi viral dan menuai beragam tanggapan dari warganet di media sosial.

Banyak warganet yang berkomentar, meski para buruh di Sukabumi ini tampak mengggunakan masker, namun tidak dengan menerapkan physical distancing ketika demo tentang THR berlangsung.

View this post on Instagram

Ribuan buruh dari dua pabrik di Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/5/2020) berunjuk rasa menolak kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) dimasa pandemi covid-19 . Informasi dari para buruh di kedua pabrik ini, tuntutannya sama yaitu menolak kebijakan THR tahun 2020 yang dicicil selama beberapa bulan. THR yang seharusnya mulai dibayarkan pada buruh Rabu 13 Mei 2020, hanya 50 persen dari ketentuan. 50 persen sisanya dicicil di dua bulan kedepan, Juni 25 persen dan Juli 25 persen . "Intinya kami buruh minta THR dibayar penuh seperti biasa, tidak dicicil karena kami juga bekerja penuh selama masa pandemi," jelas buruh perempuan yang ikut berunjuk rasa di pabrik tersebut. Lokasi salah satu pabrik di Kab. Sukabumi kemarin Selasa 12 Mei 2020.

A post shared by Berita & Fakta Indonesia (@fakta.indo) on

reynover26, “lo pada masih untung dikasih…liat dong yg gk dikasih gimna rasanya.. jgn selalu liat keatas tp coba liat kebawah…udh syukur dikasih 50% dlu, kn sisanya dicicil bukan gk dibayar!”

yosephine_fred, “Satu sisi harusnya bersyukur masi dpt THR dibanding yg kena PHK. Tp juga ga adil, selama pandemi mreka bekerja penuh..”

fyani2, “Percuma pakek masker kalau berdempetan begitu😑”

BACA JUGA: Bikin Video Tik Tok Soal THR dan Lebaran, Aksi Bocah ini Menggemaskan, Idungnya Selow Dek!

anang_papanaya, “Yang paling terpukul ya pengusaha, operasional ga berjalan, gaji harus bayar, thr harus penuh, sebenernya kalau hanya masalah dicicil ya harusnya masih bersyukur, kalo pabrik tutup bangkrut apa ga malah jadi masalah lebih besar buat buruh?”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

106,598FansSuka
1,824PengikutMengikuti
1,266PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan