Jumat, 29 Mei 2020
Beranda Teknologi Viral Video Nekat Dibawa ke Rumah, Jenazah PDP Corona di Kolaka Sempat Dicium Keluarga

Nekat Dibawa ke Rumah, Jenazah PDP Corona di Kolaka Sempat Dicium Keluarga

Viral Video, RANCAH POST – Kini virus corona (Covid-19) semakin menyebar ke beberapa daerah di penjuru Tanah Air sehingga membuat warga banyak yang positif terinfeksi.

Salah satunya seorang wanita warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona.

Pasien PDP corona yang diketahui bernama Rahma itu meninggal di Rumah Sakit Bahteramas Kendari, Senin 23 Maret 2020 lalu. Kesedihan dan rasa duka cita pun begitu dirasakan oleh pihak keluarga.

Jenazah PDP corona di Kolaka, Sulawesi Tenggara ini pun dijemput oleh pihak keluarga dan membawanya ke rumah duka menggunakan mobil pribadi.

Detik-detik tangis histeris keluarga ketika jenazah PDP corona itu sampai di rumah duka sempat direkam dan videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat jenazah pasien PDP corona langsung diangkat dibawa masuk ke dalam rumah duka yang dipenuhi oleh warga.

Setelah dibawa masuk, jenazah yang sudah terbungkus plastik bening itu dibuka. Pihak keluarga yang begitu bersedih dan merasa kehilangan bahkan nekat memeluk dan menciumnya.

Diketahui, dokter melilit jenazah dengan menggunakan plastik bening sebagai antisipasi penyebaran virus sebelum pihak keluarga membawanya ke rumah.

Sebelumnya, pihak rumah sakit menyebut bahwa petugas medis sudah menangani pasien sesuai SOP.

Akan tetapi, keluarga menolak ketika hendak diberikan peti dan diantar menggunakan mobil ambulans ketika jenazah dibawa pulang.

Sementara itu dokter forensik Sulawesi Tenggara, dr Mauluddin mengatakan bahwa rumah sakit sudah melakukan perawatan sesuai prosedur.

Keterangan lain juga disampaikan oleh Kepala Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara, La Ode Rabiul Awal yang menyebut jika pasien sempat menjalani isolasi selama 3 hari di RSUD Bahteramas, namun nyawanya tidak tertolong.

Pihaknya masih tidak mau menduga-duga terkait kondisi pasien, karena pada saat meninggal, dia yang punya riwayat perjalanan umrah masuk suspect corona.

Lebih lanjut, La Ode Rabiul Awal mengatakan pihaknya masih menunggu hasil tes swab yang dikirimkan ke Laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Pihak rumah sakit juga telah mengambil sampel swab suami dari pasien PDP corona karena ia telah berinteraksi secara langsung dengan pasien selama di rumah sakit.

La Ode sangat menyayangkan sikap keluarga yang membuka lilitan lakban jenazah pasien PDP corona, karena yang menyentuh berarti statusnya sudah ODP.

BACA JUGA: VIRAL Curhatan Wanita Pasien PDP Corona yang Dilepas Tanpa Dampingan Petugas Medis

Berikut detik-detik jenazah pasien PDP corona di Kolaka, Sulawesi Tenggara yang dibawa keluarga ke rumah.

View this post on Instagram

Keluarga dari pasien PDP corona yang meninggal dunia di Kolaka, Sulawesi Tenggara, nekat membawa jenazah pulang ke rumah untuk dimakamkan. • Peristiwa ini terjadi saat pihak keluarga nekat membawa pulang jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) corona dari rumah sakit. Keluarga membawa pulang jenazah yang masih terbungkus dengan plastik menggunakan mobil pribadi, bukan ambulans. • Setibanya di rumah duka, sejumlah sanak saudara dan kerabat telah menanti jenazah yang dibawa dari rumah sakit. Rumah Sakit Bahteramas Kendari, membenarkan adanya satu pasien dalam pemantauan atau PDP meninggal dunia. • Sebelum meninggal, pasien itu dirawat selama dua hari di Rumah Sakit Bahteramas Sulawesi Tenggara. PDP corona yang berusia 34 tahun merupakan warga Kolaka. pasien telah menjalani uji swab. Namun hasilnya belum keluar saat meninggal dunia. • • Artikel : kompasTV

A post shared by Saiful Ulum Info (@viralterkini99) on

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

106,654FansSuka
1,815PengikutMengikuti
1,266PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan