Selasa, November 24, 2020
Beranda Berita Berita Nasional Beredar Video Puluhan Kapal Asing Diduga Mencuri Ikan di Perairan Natuna

Beredar Video Puluhan Kapal Asing Diduga Mencuri Ikan di Perairan Natuna

Berita Nasional, RANCAH POST – Belum lama ini viral sebuah rekaman video yang memperlihatkan puluhan kapal asing diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Natuna.

Video tersebut viral usai diunggah ke media sosial oleh akun Facebook bernama Dedek Ardiansyah Terisno pada beberapa waktu lalu.

Diketahui, video tersebut direkam oleh salah satu nelayannya yang tengah melintas di perairan tersebut, mereka melihat puluhan kapal asing dengan bendera Vietnam yang kedapatan sedang menangkap ikan di Natuna.

“Kapal menangkap ikan di wilayah Indonesia, sangat bebas. Kenapa tidak ditangkap? Sangat merugikan nelayan Indonesia,” ucap si perekam.

Dilansir dari Kumparan.com, menurut Dedek, nelayan yang berasal dari Kecamatan Tiga Barat, Kepulauan Riau itu mengatakan bahwa video tersebut direkam pada Senin 23 Desember 2019 lalu.

Akan tetapi, sejumlah kapal-kapal asing itu sudah beroperasi mulai dari 17 Desember sampai 24 Desember 2019. Sedikitnya ada 20 kapal asing yang kepergok sedang mencuri ikan di Natuna.

Lebih lanjut, Dedek menyebut bahwa puluhan kapal tersebut sudah beroperasi sebagai kapal pukat gandeng atau 2 kapal 1 jaring.

Seperti yang sudah kita ketahui, menangkap ikan dengan memakai pukat gandeng sudah dilarang di Indonesia. Bukan tanpa alasan, jika hal tersebut tetap dilakukan semua jenis ikan dan anak ikan akan ikut terjaring. Karang yang indah juga akan rusak akibat pukat tersebut.

Dalam video yang diunggahnya, Dedek menyampaikan bahwa rekaman video tersebut diambil di antara koordinat 04.10.000 – 109.10.000 yang berarti masih berada di wilayah perairan Natuna.

Namun sayang, kapal asing yang lebih modern dan memiliki ukuran yang lebih besar sehingga membuat mereka tidak bisa merekam video tersebut lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut, Dedek mengatakan bahwa dia bersama nelayan lain sudah menginformasikannya pada pihak berwenang serta PSDKP Batam.

Tapi, pihak yang berwajib tak menanggapi dengan baik karena alasan anggaran operasi akhir tahun yang sudah tidak ada lagi.

Meski begitu, Dedek tetap berharap agar kedepannya pemerintah dapat menyediakan anggaran kapal pengawas selama akhir tahun sampai awal tahun di perairan Natuna agar terbebas dari illegal fishing.

BACA JUGA: TNI Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan, 243 Ton Ikan Hasil Tangkapan Akan Dilelang

Berikut rekaman video yang diunggah oleh akun Facebook milik Dedek Ardiansyah Terisno.

Posted by Dedek Ardiansyah Terisno on Wednesday, December 25, 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here