Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Diduga Diabaikan Pemerintah Setempat, Mantri Patra Meninggal Secara ‘Tragis’ di Pedalaman Papua
    Berita Nasional

    Diduga Diabaikan Pemerintah Setempat, Mantri Patra Meninggal Secara ‘Tragis’ di Pedalaman Papua

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman24 Juni 20190
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Diduga Diabaikan Pemerintah Setempat Mantri Patra Meninggal Secara Tragis di Pedalaman Papua
    Mantri Patra saat sakit. (IST/GRID)

    RANCAH POST – Seorang perawat berstatus PNS ditemukan sudah meninggal dunia di  Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

    Perawat bernama Patra Marina Jauhari itu dikabarkan meninggal dunia karen sakit, dan diduga diabaikan oleh pemerintah setempat.

    Pria yang akrab disapa Mantri Patra itu berasal dari Palopo Sulawesi Selatan.

    Di pedalaman Papua Barat, atau tepatnya di Kampung Oya, Distrik Naikere, Teluk Wondama, ia mengabdikan dirinya selama 10 tahun terakhir.

    “Dua pekan terakhir ia sakit, sakit kepala, muntah-muntah, dan dehidrasi,” ujar warga Kampung oya, Tadius Mufara kepada awak media, Minggu (23/6/2019).

    Sejumlah warga kemudian diutus ke pusat kota untuk memberitahukan kondisi Mantri Patra kepada Dinas Kesehatan Teluk Wondama.

    “Hanya saja tidak ada tindak lanjut hingga akhirnya dia diketahui sudah meninggal,” kata Tadius.

    Jenazah Mantri Patra ditemukan dengan kondisi sudah mengeluarkan bau tak sedap pada Jumat (21/6/2019) lalu dan diduga meninggal dunia Selasa (18/6/2019) silam.

    Jenazah Mantri Patra kemudian dibawa ke Wasior menggunakan helikopter lantaran akses menuju lokasi sangat sulit. Jika dilakukan dengan jalan kaki, akan memakan waktu selama 3 hari.

    Dengan kondisi tersebut, kematian Mantri Patra bisa dikatakan tragis. Banyak pihak yang turut prihatin dengan kondisinya tersebut, tak terkecuali Kepala Puskesmas Nikere Tomas Waropen.

    Menurut Tomas, Patra bisa diselamatkan jika dinas kesehatan dan instansi terkait langsung bergerak cepat dengan mengirimkan helikopter.

    “Kami bahkan sudah rapat sebanyak tiga kali dengan kesra, sekda, dan dinas kesehatan, tapi tak ada tindak lanjut. Akhirnya dia meninggal dunia,” ucap Tomas.

    Di mata Tomas, mantri meninggal di Papua itu merupakan pahlawan kemanusiaan yang rela mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat di pedalaman.

    Sebagaimana dihimpun, Patra mulai menjalankan tugas sejak awal Februari hingga Maret 2019 bersama dengan seorang rekannya.

    Selanjutnya mereka akan dijemput dengan helikopter dan diganti oleh petugas berikutnya. Tapi hingga akhir Mei, tak ada helikopter yang datang menjemput.

    Meski rekannya pulang dan tak kembali, Patra tetap setia dengan tugas mulianya hingga akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.