Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Naskah Soal UASBN SMP ‘Bubarkan Banser NU’ Tuai Kontroversi, Kadisdik Minta Maaf dan Akan Lakukan Ujian Ulang
    Berita Nasional

    Naskah Soal UASBN SMP ‘Bubarkan Banser NU’ Tuai Kontroversi, Kadisdik Minta Maaf dan Akan Lakukan Ujian Ulang

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman10 April 20190
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Naskah Soal UASBN SMP Bubarkan Banser NU Tuai Kontroversi Kadisdik Minta Maaf dan Akan Lakukan Ujian Ulang
    Naskah Soal UASBN SMP Bubarkan Banser NU Tuai Kontroversi Kadisdik Minta Maaf dan Akan Lakukan Ujian Ulang

    RANCAH POST – Jalannya Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) mata pelajaran Bahasa Indonesia di Garut menuai kontroversi.

    Pasalnya, salah satu naskah soal dianggap menyinggung Nahdlatul Ulama, khususnya Banser (Barisan Ansor Serbaguna).

    Rabu (10/4/2019) sore, sejumlah anggota Banser NU pun mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut untuk meminta penjelasan.

    Naskah soal UASBN SMP yang menuai kontroversi itu, sebagaimana dihimpun, adalah naskah pada nomor 9 yang mengutip pemberitaan salah satu media online.

    Isi pemberitaan media online tersebut terkait kejadian pembakaran bendera HTI oleh anggota Banser pada saat berlangsung Hari Santi Nasional beberapa waktu lalu.

    R Muhammad Sofiyulloh, Ketua PAC Ansor Kecamatan Tarogong Kaler menyebutkan pihaknya kecewa dengan yang dilakukan Disdik Kabupaten Garut.

    Sofi sengaja datang ke kantor Disdik Kabupaten Garut untuk meminta klarifikasi apakah soal ujian SMP ‘bubarkan Banser’ itu ada unsur kesengajaan atau tidak.

    “Kami disudutkan, kami dianggap organisasi anarkis,” ujar Sofi.

    Sofi menegaskan bahwa kasus pembakaran bendera di Garut sudah tidak relevan dan selesai lantaran sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

    Sofi pun menuntut agar naskah soal UASBN SMP mata pelajaran Bahasa Indonesia itu ditarik dan digelar ujian ulang.

    “Semua berkasnya ditarik dan digelar ujian ulang,” tutur Sofi.

    Sementara itu diterangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong, pembuatan soal UASBN tidak sepenuhnya dibuat oleh Kabupaten Garut.

    Porsi pembuatan soal-soal UASBN SMP tersebut 20 persen oleh pusat dan sisanya dari Garut. Untuk penulisannya, dilakukan oleh MGMP dan diedit oleh bidang terkait.

    BACA JUGA: Muncul Petisi Bubarkan Banser Usai Insiden Pembakaran Bendera HTI di Garut

    “Selaku pimpinan di Dinas Pendidikan, saya meminta maaf atas kejadian ini. Untuk ujian Bahasa Indonesia akan kami ulang,” kata Totong.

    Banser Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.