Netizen Geram, Beredar Video Anak-Anak Jarah Sesaji Saat Upacara Keagamaan Menjelang Hari Raya Nyepi

viral anak anak menjarah sesajian saat upacara keagamaan
viral anak anak menjarah sesajian saat upacara keagamaan

RANCAH POST – Umat Hindu Bali kini tengah sibuk dengan prosesi upacara keagamaan menjelang Hari Raya Nyepi yang jatuh pada esok hari.

Beberapa upacara keagamaan itu tak ketinggalan dilakukan pula di sejumlah tempat seperti di Pantai Kuta dan Pantai Sanur.

Namun di media sosial semisal Twitter, beredar video yang tidak menyenangkan yang dilakukan oleh anak-anak.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga yang mengenakan pakaian tradisional tengah melakukan upacara keagamaan.

Beberapa dari warga tersebut menaruh sesaji di tepi pantai. Hanya saja ketika prosesi berlangsung, ada anak-anak yang menunggu dan mengelilingi warga tersebut.

Selepas sesaji itu didoakan, anak-anak tersebut langsung menjarah isinya. Tak jelas apa yang dijarah anak tersebut, namun diduga anak tersebut mengambil uang yang ada dalam sesaji itu.

Meski demikian, warga yang sedang melangsungkan prosesi upacara keagamaan itu hanya terdiam dan melihat aksi anak-anak itu.

Salah satu netizen yang mengunggah kejadian tersebut adalah akun Nina @SahabatNina.

“Sedih, kecewa, geram.. 😤 Kenapa kalian g punya nurani.. Mereka sedang beribadah.. *lokasi Sanur,” tulisnya, 4 Maret 2019.

Postingan Nina pun lantas mendapat tanggapan beragam dari netizen lainnya, mereka pun geram dibuatnya.

@DjanChoek: “Mereka itu lebih hina dari mahluk yang paling hina. Hanya para jahanam yg bisa mengganggu ibadah orang lain.”

@Yadi_Asli: “Biadabbbbbbbbb Brengsekkkkkkkkkk Berani kayak gitu depan gue, tau pas gue lihat pasti gue tenteng itu kepalanya. Saya juga biasa pakai begituan, semacam sajen gitu. Sajen Ditempatku sangat dihormati. Bisa kena karma kamu, cokkkkkkk.”

BACA JUGA: Diduga Dijadikan Sesajen, Mobil dan Motor Diceburkan ke Pelabuhan Batang

@ambek76: “Kalo mnurut sy sih selama itu sesajen/makanan langsung d samber tp utk d makan ya gapapa asal ga mengganggu mreka yg sdg sembahyang, sisi positifnya aja barangkali mreka yg kurang beretika jg lg butuh makan, hanyasaja caranya mngkin harus adu cepat…”

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama