Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Sosial Media»Jatuh dari Tangga Bersama Pengasuhnya, Tempurung Kepala Bayi 2 Bulan ini Retak
    Sosial Media

    Jatuh dari Tangga Bersama Pengasuhnya, Tempurung Kepala Bayi 2 Bulan ini Retak

    Nina NurmalasariNina Nurmalasari28 Februari 20190
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Jatuh dari Tangga Bersama Pengasuhnya Tempurung Kepala Bayi 2 Bulan ini Retak
    Jatuh dari Tangga Bersama Pengasuhnya Tempurung Kepala Bayi 2 Bulan ini Retak

    RANCAH POST – Bagi wanita, melahirkan merupakan proses yang melelahkan dan penuh perjuangan. Sebab mereka harus berjuang sekuat tenaga untuk melahirkan sang buah hati.

    Usai proses persalinan berlangsung, pastinya mereka membutuhkan istirahat yang cukup untuk memulihkan kondisi badannya dan bisa segara merawat sang bayi.

    Namun kisah pilu justru menimpa ibu satu ini. Bayinya tak sengaja jatuh dari tangga ketika sedang bersama sang pengasug dan mengakibatkan adanya gumpalan darah di otak.

    Awalnya, bulan Januari lalu ibu berinisial Ng ini menyewa seorang pengasuhh untuk merawat bayinya selama dua bulan setelah keluar dari rumah sakit sehingga ia bisa fokus istirahat.

    Ng pun harus mengeluarkan uang hingga Rp 49 juta untuk menyewa pengasuh tersebut. Walau begitu, ia punya kayakinan pada jasa penyewaan pengasuh yang ia pilih karena selalu mengiklankan sosok yang dapat dipercaya.

    Harapan Ng pun ternyata sirna. Ia langsung menemukan fakta bahwa pengasuh pertama yang dikirim tempat penyewaan itu tidak sesuai dengan harapannya.

    Ng termakan iklan, tempat penyewaan pengasuh menyatakan bahwa pengasuh yang dipekerjakan memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun, namun ternyata sebaliknya. Merasa tak puas, ia pun langsung meminta pengasuh baru.

    Pada awalnya, semua terlihat baik-baik saja. Pengasuh barunya tampak lebih rajin merawat putranya dan memasak makanan yang enak untuk Ng. Namun sayang, segalanya berubah jadi kejadian tragis.

    Pada Jumat (1/2) pagi, pengasuh tersebut menyarankan untuk membawa putra Ng ke bawah sehingga dia bisa lebih banyak beristirahat.

    Akan tetapi saat dia turun ke lantai bawah, pengasuh itu kehilangan keseimbangan, menyebabkan dia dan bayi Ng jatuh dari tangga.

    Ng pun langsung bergegas keluar setelah mendengar keributan dan terkejut melihat percikan darah di mana-mana.

    Saat itu juga ia memperhatikan bahwa kepala pengasuhnya berdarah cukup banyak. Karena itu ia segera membawanya ke klinik untuk menghentikan pendarahan sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

    Sedangkan sang bayi tak mengeluarkan suara apapun sejak jatuh, oleh karenanya Ng tak curiga adanya sesuatu yang saah pada bayinya.

    Tapi setelah beberapa saat ia melihat memar di kepala bayinya dan segera membawanya ke RS Columbia Asia. Dokter pun kemudian mengatakan bahwa alasan bayinya tak membuat suara sebelumnya adalah karena ia pingsan.

    Setelah menjalani CT scan, seluruh luka bayinya terungkap. Ia memiliki gumpalan darah di otaknya dan patah tulang di dua tempat.

    Meski operasi direkomendasikan pertama kali, dokter akhirnya memutuskan akan lebih baik memberinya obat terlebihh dulu, mengingat usianya yang masih bayi.

    Ng pun kemudian mendapati fakta mengejutkan dari sang pengasuh bayinya bahwa dia sebenarnya menderita tekanan darah tinggi, dan menjalani operasi lutut di masa lalu yang mungkin menyebabkan pengasuh itu tergelincir dan jatuh.

    Tempat penyewaan pengasuh telah mengetahui bahwa karyawannya itu tidak layak untuk bertugas, terutama karena Ng tinggal di rumah berlantai dua.

    Akan tetapi mereka tetap menugaskannya ke Ng. Sejak itu, Ng telah mengajukan pengaduan ke tempat tersebut.

    BACA JUGA: Orangtua Minta Edit Foto Bayinya Tanpa Selang Medis, Ternyata ada Kisah Pilu Dibaliknya

    Selain itu, ia juga meminta kompensasi atau pengembalian uang dari tempat penyewaan pengasuh, apabila permohonannya tidak diterima.

    Sosial Media
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Nina Nurmalasari
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    WhatsApp Group Message History, Gak Ada Lagi FOMO di Grup!

    23 Februari 2026

    20 Link Twibbon Idul Fitri 1446 H, Keren dan Gratis!

    30 Maret 2025

    Kata-Kata Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Penuh Makna dan Berkesan

    29 Maret 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Asiong Gestun, Solusi Pencairan Limit Kartu Kredit dan Paylater yang Cepat dan Amanah

    3 Juni 2026

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.