Unggah Konten Berbau LGBT, Akun IG Alpantuni Diblokir Kemenkominfo

Unggah Konten Berbau LGBT Akun IG Alpantuni Diblokir Kemenkominfo
Unggah Konten Berbau LGBT Akun IG Alpantuni Diblokir Kemenkominfo

RANCAH POST – Dianggap sudah menyebarkan konten berbau LGBT, akun Instagram Alpantuni akhirnya diblokir oleh Kemenkominfo.

Selain konten yang berbau LGBT, Kemenkominfo juga tak segan-segan akan menutup akun media sosial yang mengunggah konten negatif lainnya.

Kabar akun Instagram sebar konten LGBT diblokir itu dibenarkan Menteri Rudiantara.

“Sudah tidak ada, saya barusan periksa laporannnya. Alpantuninya masih ada, tapi kontennya sudah tidak ada,” tutur Rudiantara, Rabu (13/2/2019).

“Itu kan tidak sesuai dengan Indonesia, bertentangan dengan kesehatan, budaya, dan agama, jadi harus diblokir,” imbuh Rudiantara.

Sejak satu pekan yang lalu, masih kata Rudiantara, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Instagram dengan adanya akun Instagram Alpantuni yang mengunggah komik gay tersebut.

“Kita hubungi satu minggu yang lalu karena komik LGBT itu sudah ada sejak seminggu lalu,” kata Rudiantara.

Sementara itu sebagaimana diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, pemblokiran akun Alpantuni dilakukan mulai Rabu pagi.

Instagram memenuhi permintaan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan pemblokiran terhadap akun media sosial yang mengunggah konten gay tersebut.

“Akun tersebut sudah tak bisa diakses lagi sejak Rabu (13/2/2019) pagi pukul 05.00 WIB,” ungkap Setu.

Akun Instagram Alpantuni sendiri diblokir setelah Direktorat Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo menerima aduan dari masyarakat.

“Berdasarkan hasil verifikasi, seluruh konten yang dimuat oleh akun Alpantuni telah memenuhi unsur dalam Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik mengenai distribusi konten pornografi,” kata dia.

Kepada publik yang ikut melaporkan akun tersebut, Setu memberikan apresiasi. “Dengan adanya laporan, kita jadi lebih cepat melakukan takedown,” ucap dia.

BACA JUGAPembunuhan di Cawang, Pelaku Kesal Dimasukkan ke Grup LGBT dan Diminta Memfoto Kelamin

Bila masyarakat menemukan akun media sosial atau unggahan negatif, bisa melaporkannya ke saluran pengaduan konten twitter @aduankonten, website aduankonten.id, dan nomor WA 08119224545.

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama