Kesetrum Saat Betulkan Terminal Listrik, Remaja 13 Tahun di Ciamis Tewas

Kesetrum Saat Betulkan Terminal Listrik Remaja 13 Tahun di Ciamis Tewas
Kesetrum Saat Betulkan Terminal Listrik Remaja 13 Tahun di Ciamis Tewas

BERITA CIAMIS, RANCAH POST – Seorang remaja berusia 13 tahun asal Desa Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis ditemukan tak bernyawa setelah sebelumnya mencoba membetulkan terminal listrik.

Korban yang diketahui bernama Alifian Khoerudin Wahid itu tewas tersengat aliran listrik saat tengah membongkar kabel yang saat itu masih teraliri arus listrik.

Tetangga bocah di Ciamis tersengat arus listrik, Tata mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut dan langsung berusaha memberikan pertolongan.

Namun, korban sengatan arus listrik di Ciamis itu sudah meninggal dunia.

“Tadi ada anak-anak yang berteriak meminta pertolongan, saya pun bergegas menuju lokasi. Namun di sana, saya mendapati korban sudah terjatuh dengan kondisi tak bernyawa,” ujar Tata.

Kejadian remaja di Pamarican tewas terkena sengat listrik itu bermula ketika korban hendak memasang stop kontak terminal listrik yang ada di kamar mandi.

Menurut keterangan dua orang teman korban sekaligus saksi di lokasi, Aldi dan Ridwan, korban meninggal dunia akibat terkena sengatan listrik.

“Terminal listrik itu tadinya mau dipindahkan dari kamar mandi ke saung. Dia sudah mematikan meteran listrik sebelum membongkarnya, tapi entah kenapa masih ada arus listriknya,” ungkap mereka.

Dikatakan Kanit Reskrim Polsek Pamarican Aiptu Agus Purwanto, korban meninggal dunia akibat sengatan arus listrik.

“Korban murni meninggal dunia karena sengatan listrik, hal ini berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi. Dari hasil pemeriksaan, jalur tersebut memang masih teraliri arus listrik meski meteran sudah dimatikan,” ucap Agus, dilansir Harapan Rakyat.

BACA JUGAKulitnya Gosong dan Melepuh, Buruh Bangunan di Ciamis Ini Tersengat Aliran Listrik

Insiden bocah di Ciamis tersengat listrik saat membetulkan terminal listrik itu jelas saja membuat pihak keluarga kehilangan, khususnya sang ibu yang terlihat histeris sembari mengucurkan air mata.

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama