Viral Wanita Lahirkan 8 Anak dalam Waktu Berdekatan, Perjuangannya Bikin Salut

Viral Wanita Lahirkan 8 Anak dalam Waktu Berdekatan Perjuangannya Bikin Salut
Viral Wanita Lahirkan 8 Anak dalam Waktu Berdekatan Perjuangannya Bikin Salut

RANCAH POST – Bagi mereka yang sudah menikah, kehadiran buah hati tentunya menjadi bagian yang paling dinanti-nantikan dan didamba-dambakan.

Sebagian orang ada yang menginginkan untuk mempunyai anak dalam jumlah banyak dan sebagian lagi ada yang memilih untuk memiliki anak sedikit.

Fenomena pasangan yang ingin memiliki banyak anak, memang terkadang terdengar nggak biasa. Akan tetapi tak sedikit orang memilih untuk memiliki banyak keturunan.

Di Indonesia sendiri, ada keluarga Gen Halilintar yang terdiri dari 11 orang anak. Namun Gen Halilintar bukan satu-satunya keluarga yang punya banyak anggota keluarga di Indonesia.

Baru-baru ini di media sosial viral cerita seorang ibu berusia 30 tahun yang memiliki pengalaman melahirkan delapan anak.

Sosok wanita yang viral dan jadi diperbincangan netizen itu bernama Dewi. Wanita asal Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung itu kesehariannya berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Lewat akun Facebooknya, Dewi menceritakan pengalaman suka duka melahirkan dan juga mengasuh 8 anak di usia yang masih produktif.

Dewi sendiri menikah pada Februari 2004 saat usianya menginjak 16 tahun. Ia dan sang suami dikaruniai anak pertama pada tahun 2005.

Dewi menjadi ibu tepat satu tahun di usia pernikahannya. Saat sang anak menginjak usia setahun, Dewi pun kemudian hamil anak kedua yang lahir pada tahun 2007.

Tak berselang lama, Dewi hamil lagi dan melahirkan anak ketiga serta keempatnya itu dalam kurun waktu 2008-2009.

Di tahun 2014, Dewi kembali dikaruniai buah hati. Ia melahirkan anak kelimanya. Setahun berselang, ia pun melahirkan anak keenam di bulan Desember.

Dewi juga sempat hamil lagi beberapa waktu setelah itu, namun ia mengalami keguguran. Tahun 2017 dan 2018, Dewi menambah dua momongan, yakni anak ketujuh dan kedelapan.

Total ada sembilan kali hamil dan delapan kali melahirkan. Dewi pun mengaku tidak pernah manja kepada sang suami.

Bahkan, saat waktu melahirkan tiba atau perutnya merasakan kontraksi, Dewi pergi sendiri ke klinik sampai saat pulang usai melahirkan. Sementara itu, suaminya sibuk bekerja untuk menafkahi keluarganya.

Menurut penuturan Dewi, banyak suka duka yang ia alami dalam mengasuh anak-anaknya. Terlebih, selisih umur mereka tidak terpaut jauh.

Banyak kejahilan-kejahilan khas anak-anak yang pasti akan bikin Dewi kerepotan. Walau begitu, ia tidak mengeluh dan menjalaninya dengan ikhlas.

Dewi pun menghabiskan waktunya untuk mengurus sang anak sewaktu mereka masih kecil. Kini, saat mereka beranjak besar, sang anak bisa saling bantu untuk menjaga satu sama lain.

Pekerjaan Dewi menjadi lebih ringan. Ia juga mengaku tidak kapok memiliki banyak anak dan justru senang dengan hal itu.

Perjuangan Dewi menjadi ibu rumah tangga bahkan sudah dimulai saat dirinya duduk dibangku kuliah. Sambil menyelesaikan studinya, ia juga menjalani kesibukan beriringan dengan masa kehamilan pertamanya.

Akan tetapi wanita yang satu ini tidak kerepotan, bahkan ia mendapat nilai yang cukup baik, yakni lulus dengan IPK 3,7.

Sambil tetap mengurus sang anak, Dewi juga mulai menekuni hobi berdagang. Ia menjual jamu di alun-alun Kota Pangkalpinang untuk membantu suami menafkahi keluarga mereka.

Aku menikah februari tahun 2004 saat usiaku 16 tahun.Tahun 2005 februari lahir anak pertamaku: arya mahatma (arya)….

Posted by Dewi Mak Ganak D'shop on Saturday, January 5, 2019

Ia juga memberikan pesan kepada ibu-ibu di luar sana untuk menjalani segala kewajiban mereka dengan rela dan ikhlas.

Menurut Dewi, masa-masa repot mengasuh anak ini hanya akan terjadi sekali seumur hidup dan juga tidak akan pernah bisa diulang.

BACA JUGA: Alami Pendarahan Usai Melahirkan dan Bayinya Meninggal, Curhatan Ibu ini Menyayat Hati

Postingan Dewi di akun Facebooknya itu pun kemudian menjadi viral hingga telah dibagikan 53 ribu kali dan mendapat banyak komentar yang mengaku takjub serta kagum dengannya.

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama