Demi Tak Terlambat Ikut Ujian, Para Pelajar ini Sampai Nekat Pertaruhkan Nyawa

Demi Tak Terlambat Ikut Ujian Para Pelajar ini Sampai Nekat Pertaruhkan Nyawa
Demi Tak Terlambat Ikut Ujian Para Pelajar ini Sampai Nekat Pertaruhkan Nyawa

RANCAH POST – Bagi mereka yang masih duduk di bangku sekolahan, ujian menjadi salah satu tahapan penting yang harus mereka lalui.

Karena jika tidak lulus ujian, maka harapan untuk bisa naik ke jenjang berikutnya akan sia-sia. Biasanya, saat ujian berlangsung para pelajar diharuskan untuk datang ke sekolah lebih awal.

Hal tersebut tentunya sangat penting agar mereka tidak terburu-buru dalam mengerjakan soal ujian yang diberikan.

Namun ada beberapa kendala yang kerap dialami, seperti halnya telat bangun hingga kemacetan di jalan raya yang sulit dihindari.

Tapi ternyata masih ada kendala lainnya yang juga dihadapi oleh para pelajar di India, seperti yang terlihat dalam video berikut ini.

Dalam video itu memperlihatkan sekumpulan pelajar yang memadati sebuah bus agar mereka tidak terlambat dalam mengikuti ujian.

Parahnya, para pelajar itu memaksa menaiki bus padahal kapasitasnya sudah tidak mencukupi lagi. Mereka pun sampai duduk di atas kap mobil, bergelantungan di pintu dan bagian belakang, sampai bus itu tak terlihat lagi bentuknya.

Aksi tersebut tentunya sangat menegangkan. Jika sedikit saja terpeleset atau pegangan terlepas, maka nyawa yang menjadi taruhannya.

Peristiwa itu pun membuat miris orang-orang yang melihatnya. Diketahui bahwa hal ini terjadi lantaran tak ada bus swasta yang muncul, sehingga memaksa para pelajar tersebut untuk memadati bus milik pemerintah.

Video yang diunggah channel Youtube Metro Newspaper UK itu pun langsung viral dan menarik perhatian banyak netizen.

BACA JUGA: Para Pejabat Tolong Bantu! Anak-Anak SD ini Bertaruh Nyawa Demi Berangkat Sekolah

Para pelajar yang semuanya merupakan siswa di Industrial Training Institute of Fatehabad, India, itu memang terpaksa harus berdesakan di bus itu supaya tidak terlambat mengikuti ujian di sekolahnya.

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama