Kisah Insipiratif Pemuda yang 4 Kali Tak Naik Kelas Saat SD, Lanjutkan Sekolah Meski Usia 20 Tahun

Kisah Insipiratif Pemuda yang 4 Kali Tak Naik Kelas Saat SD Lanjutkan Sekolah Meski Usia Sudah Puluhan Tahun
Kisah Insipiratif Pemuda yang 4 Kali Tak Naik Kelas Saat SD Lanjutkan Sekolah Meski Usia Sudah Puluhan Tahun

RANCAH POST – Namanya Ahmad, biasa dipanggil Amat. Namun kegigihannya dalam menuntut ilmu tak sesederhana namanya.

Ya, di usianya yang sudah menginjak kepala dua, 20 tahun, Ahmad kini duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Untuk anak-anak yang duduk di bangku kelas IX SMP, usianya memang sudah ‘kadaluwarsa’. Bahkan teman-temannya seumurannya semasa SD sudah kuliah.

Dari keterangan Eva, guru semasa SD, Ahmad terhitung tak naik kelas sebanyak 4 kali.

“Dua kali tak naik kelas ketika kelas 1, begitu juga ketika kelas 2, tak naik kelas sebanyak 2 kali,” terang Eva.

Menurut Eva, bukan nakal atau sering bolos yang menyebabkan Ahmad tak naik kelas, tapi karena daya tangkapnya yang lemah.

“Tapi dia rajin sekolah, tak pernah malu,” kata Eva.

Dengan kondisinya yang seperti itu, Ahmad bukan sosok yang gampang menyerah, ia selalu minta pelajaran tambahan kepada gurunya.

“Kadang ia ke datang ke kantor minta diajari kembali pelajaran sebelumnya,” ujar Eva yang mengajar Ahmad di kelas 1 dan kelas 2.

Berkat ketekunan Ahmad dan kesabaran sang guru, akhirnya ia lulus ujian SD. Namun karena terkendala biaya, Ahmad tak bisa melanjutkan sekolah.

“Setahun kemudian ia baru bisa melanjutkan sekolah,” tutur Eva yang mendaftarkan Ahmad ke SMP.

Ahmad yang tinggal di Jalan Panglima Batur RT 18, Marabahan menuturkan, ia memang sempat tak bisa melanjutkan sekolah lantaran orangtuanya terkendala biaya.

Meski demikian, Ahmad tak patah arang. Selama satu tahun, ia bekerja hingga akhirnya terkumpul uang yang cukup baginya untuk melanjutkan sekolah.

Tak hanya untuk sekolah, uang yang diperolehnya dari bekerja sebagai buruh panen padi itu digunakan membeli sepeda dan mesin kelotok.

“Saya waktu itu meminta kepada Ibu Eva untuk mendaftarkan saya ke sekolah,” ungkap Ahmad.

Sepulang sekolah, Ahmad mencari ikan di Sungai Barito hingga larut malam. Bahkan, kadang ia pulang dini hari.

Kendati demikian, pekerjaan mencari ikan yang dilakoni hingga 4 tahun itu tak menggangu sekolahnya.

BACA JUGAViral Kisah Siswa MTs Berangkat Sekolah Jalan Kaki Sambil Berjualan, Calon Orang Sukses!

“Kalau ada jam kosong atau istirahat, saya gunakan sesekali untuk tidur,” aku Ahmad yang bercita-cita melanjutkan sekolah ke SMK dan menjadi mandor di perusahaan sawit tersebut.

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama