RANCAH POST – Unggahan foto akun Martolek Sianipar benar-benar membuat netizen, khususnya umat Muslim, marah bukan main.

Betapa tidak, akun Martolek Sianipar nampak mengunggah foto kitab diduga Al-Quran yang diletakkan di closet jongkok.

“Pada kitab 212 tertulis Bagi orang – orang yg berbuat baik, ada pahala terbaik (surga) dan tambahaanya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal didalamnya terutama para mukmin ditempatmu yg telah bersedia meluangkan waktunya membaca quran dalam wc sambil BAB, dan jadikan mereka sbg guru2 mu tuk mencari keberadaan Allh surah (ayat 26 dalam surah 10 . Yunus) Tuhan yesus memberkati kita semua,” demikian postingan dalam unggahan foto akun Martolek Sianipar itu.

Hanya saja, akun Martolek Sianipar dengan gambar profil seorang perempuan muda itu kini sudah tidak bisa ditemukan lagi.

Meski demikian, beberapa netizen sudah men-screenshot unggahan Martolek dan membagikannya di media sosial.

Salah satu akun tersebut adalah akun Facebook Tengku Lenny Nurdin.

“Ini lagi salah satu dr anak haram jadah…ibl*s bermuka manusia…kau bleh mendukung pak jokowi tp jngan la menghina agama kami….bersiap la ko terima azab dr ALLAH SWT…..martolek sianipar,” tulis Tengku, 11 November 2018.

Tak hanya Tengku yang emosi dengan postingan Martolek Sianipar, netizen lainnya pun ikut berang dan mengecam tindakan perempuan tersebut.

Risa: “Sakit jiwa ne org len, gk pny agama ku rasa. Yg d sebut agama dia aja pun dia hina.”

BACA JUGABikin Netizen Marah, Bocah Ini Joget Tik Tok Sambil ‘Bokongin’ Alquran

Nursyafira Liyana: “Nie ank set*n kk Tengku Lenny Nurdin.bg b*n*h je betina sial nie.muka.cntik perangai mcm set*n..klu santi jmpe dy snti sumbt cili api mulut dy nie.”

Share.

1 Komentar

  1. Ya Allah Semoga yang telah menghina Islam. Nabi Muhammad dan firman Allah ini engkau hinakan.. Ambil nyawanya supaya bisa merasakan siksa. Kubur itu nyata dan neraka itu benar… Ya neraka selamanya… Kulitnya akan terbakar lalu diganti kulit baru biar merasakan kepedihan tiada tiara dan itu terus menerus tanpa ada akhir

Leave A Reply