Viral Video Pengendara Motor Gotong Royong Geser Beton Pembatas untuk Hindari Kemacetan

Viral Video Pengendara Motor Gotong Royong Geser Beton Pembatas untuk Hindari Kemacetan
Viral Video Pengendara Motor Gotong Royong Geser Beton Pembatas untuk Hindari Kemacetan

RANCAH POST – Saat berkendara di jalanan, kemacetan sudah menjadi pemandangan yang sudah tak asing lagi, terlebih bagi mereka yang hidup di kota-kota yang padat lalu lintas.

Meskipun sudah terbiasa dengan kondisi lalu lintas yang seperti itu, nyatanya banya orang yang kerap emosi ketika menghadapi kemacetan.

Oleh karenanya, beberapa pengendara ada yang sampai nekat melakukan pelanggaran hingga merusak fasilitas jalan demi menembus kemacetan.

Beberapa diantaranya ada yang nekat menerobos jalur busway agar jalan yang dilaluinya lancar hingga menggeser beton pembatas jalan.

Baru-baru ini di media beredar sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pemotor ‘bergotong royong’ menggeser beton pembatas jalan.

Kejadian itu sendiri diketahui terjadi di trotoar Jalan Casablanca, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Taman Pemakaman Umum Menteng Pulo.

Dalam video unggahan akun @infia_fact pada Rabu (7/11) itu tampak ada empat pemotor bersama-sama menggeser palang beton pembatas trotoar agar pengendara motor lainnya bisa melalui pedestrian tersebut.

View this post on Instagram

Sekelompok pemotor "bergotong royong" menggeser beton pembatas di trotoar Jalan Casablanca, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Taman Pemakaman Umum Menteng Pulo. . Terlihat dalam video, 4 orang pemotor, bersama-sama menggeser palang beton pembatas trotoar agar para pengendara motor lainnya dapat melalui pedestrian tersebut. . Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan, hal ini merupakan sebuah pelanggaran. Sesuai pasal 34 ayat 4 disebutkan, trotoar, hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. . Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 45, definisi trotoar adalah salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas. Pada pasal 131 diatur bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan dan fasilitas lain. . Ancaman sanksi bagi pelanggar atau mereka yang tidak menggunakan trotoar sebagaimana mestinya antara lain diatur di pasal 274 ayat 2, dimana setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi kelengkapan jalan dipidana dengan penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta.

A post shared by INFIA – Fact (@infia_fact) on

Video itupun kemudian menjadi viral hingga telah ditonton lebih dari 394 ribu tayangan dan mendapat beragam komentar dari netizen.

ryan_poenya, “Yang begini contoh pengendara sepeda motor di Indonesia, bukan hal baru di mata kita semua.”

cavl1202, “Inginku berkata KASAR PADA KALIAN YG ADA DI VIDEO INI !!!!”

abdannafik, “PR buat pemerintah, dan kalo bs jgn melanggar kyk gini”

BACA JUGA: Viral Video Rombongan Fortuner Lawan Arus, Pemotor Sampai Gunakan Bahu Jalan

jeanclaudiosaragih, “Positif thinking aja, mungkin mereka Kasian liat trotoar sepi dan Gabut karna gak ada yg injek atau lindes, justru ini yg dikatakan Aktivis pecinta Trotoar 🍺👏👏”

abi_85, “INDONESIA PROK PROK PROK.. selalu tolong menolong dalam kebajikan”

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama