Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Seri Terbaru Boeing, Pesawat Lion Air Jatuh Baru 2 Bulan Mengudara
    Berita Nasional

    Seri Terbaru Boeing, Pesawat Lion Air Jatuh Baru 2 Bulan Mengudara

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman30 Oktober 20180
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Seri Terbaru Boeing Pesawat Lion Air Jatuh Baru 2 Bulan Mengudara
    Seri Terbaru Boeing Pesawat Lion Air Jatuh Baru 2 Bulan Mengudara

    RANCAH POST – Diungkapkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang belum lama mengudara.

    Senin (29/10/2018) pagi kemarin, pesawat yang membawa ratusan penumpang termasuk awak kabin dan pilot tersebut jatuh di Perairan Karawang.

    “Baru 2 bulan mengudara, Agustus, September, dan Oktober,” tutur Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Senin (29/10/2018) di Kantor Basarnas.

    Diterangkan Soerjanto, pesawat Lion Air jatuh tersebut kurang lebih memiliki 800 jam terbang dan merupakan pesawat Boeing 737 terbaru, yaitu Boeing 737 Max.

    “Seri Max ini merupakan yang paling baru dan modern dari seri 737,” kata Soerjanto.

    Kabarnya, sebelum Lion Air jatuh, pesawat itu mengalami kendala pada instrumen pada penerbangan Minggu (28/10/2019) malam.

    Pesawat mengalami kendala saat menggunakan kode JT 43 rute Denpasar-Jakarta.

    Kendala teknis pada Lion Air jatuh di Karawang itu yakni data kecepatan pesawat saat mengudara pada instrumen kapten tidak bisa diandalkan.

    Bahkan, data ketinggian pada instrumen co pilot dan kapten tidak sama. Kendati demikian, kru tetap memutuskan untuk melanjutkan penerbangan hingga akhirnya mendarat di Cengkareng dengan aman.

    Kendala teknis pada pesawat Lion Air itu diakui Direktur Utama Lion Air, Edward Sirait.

    “Namun kami tegaskan, pesawat laik terbang dan sudah diperiksa oleh insinyur kami. Memang ada masalah teknis, tapi sudah dikerjakan sebagaimana prosedur yang dikeluarkan oleh pabrikan pesawat,” ujar Edward.

    “Mustahil pesawat memperoleh izin terbang dari Denpasar jika mengalami kerusakan. Kami langsung melakukan penanganan begitu ada laporan dari kru pesawat,” imbuh Edward.

    Masih dikatakan Edward, pesawat jatuh itu baru saja selesai dibuat tahun 2018. “13 Agustus 2018 kami terima pesawat itu dan mulai dioperasikan pada 15 Agustus 2018,” tukas Edward.

    BACA JUGA: Netizen Berduka, Ini Potret Satu Keluarga Korban Lion Air Jatuh di Perairan Karawang

    Sementara itu sebagaimana diketahui, kapten pilot dalam kecelakaan pesawat Lion Air itu adalah warga negara India bernama Bhavye Suneja dengan co pilot bernama Harvino.

    Berita Nasional Lion Air Jatuh Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.