Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Disebut Ilegal, Ribuan Guru Honorer di Garut Mogok Ngajar
    Berita Nasional

    Disebut Ilegal, Ribuan Guru Honorer di Garut Mogok Ngajar

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman17 September 20180
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Disebut Ilegal Ribuan Guru Honorer di Garut Mogok Ngajar
    Disebut Ilegal Ribuan Guru Honorer di Garut Mogok Ngajar

    RANCAH POST – Aksi mogok mengajar dilakukan oleh ribuan guru honorer di Kabupaten Garut Jawa Barat.

    Aksi mogok mengajar guru di Garut itu merupakan bentuk reaksi atas pernyataan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Garut Djatjat Sudrajat yang menyebut mereka sebagai guru ilegal.

    “Bapak kita, Bapak Kadisdik Garut menganggap kita ilegal, dan sekarang kami sedang menyuarakan isi hati kami,” tutur guru bernama yarifah (33) di kantor PGRI Banyuresmi, Jalan Raya Bayuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (15/9/2018).

    Atas pernyataan tersebut, Syarifah dan guru honorer lainnya merasa dilecehkan. Syarifah pun menuntut agar Djatjat diberhentikan dari jabatannya.

    “Kalau saya diam, tidak ikut aksi ini, sama saja dengan menerima disebut ilegal. Padahal sejak tahun 2005 saya itu mengajar tanpa henti,” kata Syarifah.

    Pernyataan Djatjat yang membuat guru honorer di Garut berang itu berawal ketika Djatjat hadir dalam temu pendapat bersama Komisi A DPRD Garut, Rabu (12/9/2018) silam.

    Dalam pertemuan itu, Djatjat dituding melecehkan guru honorer dengan sebutan guru ilegal.

    “Mogok mengajar yang dilakukan oleh seluruh guru ini pemicunya adalah pernyataan Kadisdik bahwa guru honor ilegal,” ujar Ketua PGRI Banyuresmi Mamun Gunawan di tempat yang sama.

    “Jumlah kami sekitar 12 ribu, hari Senin kami dari seluruh wilayah Garut akan berkumpul kembali. Kami dan rekan-rekan kecewan dan sakit, pernyataan itu sungguh tidak bijak,” kata Mamun.

    Aksi itu berlangsung hingga hari Senin, 17 September 2018. Bahkan sejumlah sekolah diliburkan karena guru honorer memilih mogok ngajar.

    Salah satu sekolah yang diliburkan adalah SD Negeri Sukagalih 5. “Guru honorernya tidak masuk,” terang guru bernama Yogi Yusuf (37).

    Dikatakan Yogi, guru honorer di SDN Sukagalih 5 jumlahnya 13 orang. Namun karena mengikuti aksi itu, jumlah guru honor yang masuk hanya 4 orang.

    BACA JUGA: Tolak Penerimaan CPNS, Honorer K2 di Ciamis Bubuhkan Cap Jempol Darah

    “Ini dampak kemarin soal guru ilegal, di sini guru honornya banyak, yang sakit hatinya juga banyak,” tandas Yogi.

    Berita Nasional Guru Honorer Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.