Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Jabar»Tertular dari Orangtua, Anak 6 Tahun dengan HIV/AIDS di Pangandaran Meninggal Dunia
    Berita Jabar

    Tertular dari Orangtua, Anak 6 Tahun dengan HIV/AIDS di Pangandaran Meninggal Dunia

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman11 Agustus 20180
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Tertular dari Orangtua Anak 6 Tahun dengan HIVAIDS di Pangandaran Meninggal Dunia
    Tertular dari Orangtua Anak 6 Tahun dengan HIVAIDS di Pangandaran Meninggal Dunia

    BERITA PANGANDARAN, RANCAH POST – Anak berusia 6 tahun berinisial N pengidap HIV/AIDS asal Desa Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran dikabarkan meninggal dunia.

    N, anak penderita HIV dan AIDS itu meninggal dunia pada Sabtu (11/8/2018) dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar Jawa Barat.

    Sementara itu, kedua orangtua N diketahui sudah meninggal terlebuh dahulu dengan penyakit yang sama.

    “Ini yang disebut dengan generation lost di mana ibu, bapak, dan anak meninggal dunia. Hal ini membuktikan bahwa persoalan HIV/AIDS ini merupakan hal serius yang benar-benar harus diperhatikan,” ujar Koordinator Yayasan Matahati wilayah Pangandaran, Agus Abdullah.

    Anak penderita HIV/AIDS di Pangandaran yang meninggal dunia itu disebutkan tertular dari orangtuanya sekitar 2 tahun yang lalu.

    Dengan meninggalnya anak ODHA di Pangandaran yang tertular dari orangtuanya itu, lanjut Agus, harus menjadi perhatian bersama semua pihak.

    “Sebenarnya anak ini pernah melakukan terapi dengan orangtuanya di Kota Banjar, namun terhenti lantaran terkendala jarak dan biaya. Diterapi di Banjar karena memang di Pangandaran belum ada layanan terapi untuk anak,” terang Agus.

    Dijelaskan Agus, salah satu cara untuk menghentikan HIV/AIDS adalah dengan obat ARV yang efektif menghentikan kerusakan kekebalan tubuh akibat penyakit mematikan tersebut dalam waktu yang cukup lama.

    “Untuk menanggulangi dan mencegah HIV/AIDS di Pangandaran, saya berharap pemerintah segera menerbitkan perda,” tukas Agus, dilansir Harapan Rakyat.

    Diberitakan sebelumnya, seorang wanita yang tengah hamil dinyatakan positif mengidap HIV setelah menjalani tes yang dilakukan oleh Puskesmas Sindangwangi, Labkesda, dan Yayasan Matahati Pangandaran.

    BACA JUGA: 1 Orang Warga Banjar dan 2 Orang Warga Pangandaran Positif HIV/AIDS

    “Ia sedang hamil anak kedua dan tinggal bersama dengan orangtuanya yang bekerja sebagai pengambil kayu bakar,” terang Iwan petugas penjangkau lapangan Yayasan Matahati Pangandaran, Sabtu (29/10/2016) silam.

    Berita Jabar Berita Pangandaran Jawa Barat Pangandaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pangandaran Diguncang Gempa M 5,5, Tak Berpotensi Tsunami

    28 Desember 2023

    3 Kafe di Kampung Turis Pangandaran Ludes Terbakar, Inikah Penyebabnya?

    31 Agustus 2023

    Kasus Moge Tabrak Anak Kembar di Pangandaran, 2 Pengendara Divonis 4 Bulan Penjara

    7 Juli 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.