RANCAH POST – Postingan pengguna Facebook dengan akun Ario Febriansyah pada 18 Juni 2018 silam mendadak viral dan sudah dibagikan hingga 26.736 kali.

Rupanya, Ario melalui akun Facebooknya mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan dirinya tengah menginjak Alquran.

Ario, pria injak Alquran yang sudah diamanakan polisi itu diketahui berasal dari Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara Sumatera Selatan.

Bukan itu saja, Ario yang berasal dari Desa Srijaya Makmur itu juga diketahui mencoret-coret Alquran melalui postingannya tersebut.

Tak tanggung-tanggung, pria Sumatera injak Alquran itu juga mengunggah foto yang memperlihatkan alamat tempat tinggal sebagaimana tertera dalam KTP bagi siapa saja yang ingin mengamankan dirinya.

Pemuda di Sumsel injak Alquran itu kini sudah diamankan aparat. Hal ini sebagaimana dibenarkan Kapolsek Nibung, Iptu Amirudin Iskandar.

“Sudah kita amankan dan akan diproses hukum,” tutur Amirudin, Selasa (19/6/2018).

Adapun sebagaimana dikatakan Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro, Ario mengakui bahwa dirinya merupakan pria injak Alquran di sumatera.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui tindakannya tersebut, ia juga yang mempostingnya sendiri,” kata Bayu.

Meski pria di Sumsel injak Alquran sudah mengakui perbuatannya, polisi yang juga telah melakukan tes urine kepada pelaku akan terus mendalami motif pria injak Alquran tersebut.

“Kita dalami apa motifnya, dan saya meminta kepada masyarakat untuk tidak lagi memviralkan kejadian tersebut,” ujar Bayu.

“Ada kemungkinan dijerat dengan pasal penistaan agama dan UU ITE, namun itu semua tergantung pada alat bukti yang diperoleh penyidik,” imbuh Bayu.

Sementara itu, Camat Nibung Meizar Sukarda mengungkapkan bahwa pihaknya bersama polisi langsung menuju rumah pemuda injak Alquran di Sumsel untuk mengamankannya.

“Sudah diamankan ke polres dan akan diproses sebagaimana hukum yang berlaku,” ucap Meizar.

BACA JUGA: Viral Sobekan Alquran Berceceran di Jalanan, Netizen Geram

Meizar menyebutkan, alasan pria injak Alquran itu lantaran ia tidak menerima KTP dari Presiden Jokowi. Karena tidak masuk akal, kata Meizar, pria injak Alquran di Sumatera Selatan itu akan diperiksa psikiater.

Share.

Leave A Reply