Disebut Hendak Tikam Anggota Brimob, Wanita Ber-KTP Ciamis Diamankan

Disebut Hendak Tikam Anggota Brimob Wanita Ber Ktp Ciamis Diamankan
Disebut Hendak Tikam Anggota Brimob Wanita Ber Ktp Ciamis Diamankan

BERITA CIAMIS, RANCAH POST – Foto sejumlah wanita berpakaian serba hitam bercadar diamankan anggota kepolisian beredar di media sosial.

Kedua wanita itu dikabarkan hendak melakukan penusukan terhadap anggota Brimob di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Sabtu (12/5/2018).

Dari foto kartu identitas keduanya, mereka diketahui bernama Dita Siska Millenia dan Siska Nur Azizah.

Siska, perempuan berniqab yang hendak menusuk anggota Brimob itulah yang diketahui sebagai warga Ciamis, tepatnya asal Kampung Legok I, RT. 004 RW. 001, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Sedangkan Dita diketahui berasal dari Dusun Jambon, RT. 009 RW. 003, Desa Jambon, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung.

Dari tangan keduanya, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti 2 unit handphone, 2 buah KTP, dan 1 buah gunting.

Menurut hasil interogasi yang dilakukan kepolisian, keduanya hendak menusuk anggota Polri yang berada di Mako Brimob.

Adalah akun Mohamad Shodiqin yang mengunggah foto kedua wanita yang hendak melakukan penusukan terhadap anggota Brimob itu.

Berikut postingan Mohamad Shodiqin sebagaimana dikutip Rancah Post.

“Telah di amankan 2 org perempuan atas nama : 1. Dita Siska Millenia 2. Siska Nur Azizah
Dengan BB : 2 buah Ktp 2 buah Hp 1 buah gunting Hasil intro kedua org tersebut akan melakukan aksi amaliah penusukan terhadap anggota Brimob di Mako Brimob.”

“Langkah2 yg sudah kami ambil : 1. Melakukan BA intro terhadap 2 org tersebut 2. Melakukan pengambilan data dari 2 HP tersebut 3. Melakukan pengambilan foto 4. Melakukan pengambilan sidik jari.”

Postingan Mohamad Shodiqin pun lantas  menuai beragam tanggapan dari netizen.

Arina Sutawijaya: “Umurnya masih belasan tahun, tapi tindakannya melebihi orang yang sudah berumur 30+. O’alaahhhh nduk…nduuukkk, masa remajamu koq salah pergaulan.”

BACA JUGAPolisi Geledah Rumah Terduga Simpatisan ISIS di Ciamis

Jusman Musalim: “Akibat banyak ustadz yg berceramah yg sifatnya menghasut dan menebar kebencian membuat mereka yg tak paham termakan kebodohan diri sendiri.”

Loading...

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama