Berjasa Temukan Pewarna Sintetis Ungu, Siapakah Sir William Henry Perkin yang jadi Google Doodle Hari Ini?

Berjasa Temukan Pewarna Sintetis Ungu Siapakah Sir William Henry Perkin yang jadi Google Doodle Hari Ini
Berjasa Temukan Pewarna Sintetis Ungu Siapakah Sir William Henry Perkin yang jadi Google Doodle Hari Ini

RANCAH POST – Industri tekstil saat ini sepertinya harus berterima kasih kepada Sir William Henry Perkin. Kalau bukan karena dirinya, industri tekstil mungkin kesulitan memproduksi warna ungu.

Warna ungu yang dulu terkenal mahal itu ditemukan secara tak sengaja oleh Sir William Henry Perkin ketika dirinya membersihkan laboratorium usai melakukan eksperiman membuat obat malaria sintetis pada tahun 1856.

Sisa larutan kimia dengan alkohol yang coba dibersihkan William Henry Perkin rupanya menyisakan noda berwarna ungu.

Setelah pengujian dilakukan, noda tersebut ternyata bisa dipakai sebagai pewarna pakaian yang tahan lama.

Alih-alih membuat obat malari sintetis seperti yang diperintahkan dosennya, William Henry Perkin justru berhasil menemukan pewarna sintetis ungu yang kemudian dinamai ‘mauveine’.

Kala itu, warna ungu memang banyak dicari untuk warna pakaian lantaran terkesan seperti bangsawan. Namun sebelum ditemukan Sir William Henry Perkin, warna sintetis ungu itu mahal dan sukar diperoleh.

Mauveine tersebut kemudian diproduksi oleh Perkin yang ternyata laku keras dan memicu tren warna ungu di dunia fashion saat itu.

Tak ketinggalan, Ratu Inggris Victoria pun turut mengenakan gaun warna ungu saat berada di Royal Exhibition tahun 1862 saking ngetrennya.

Sebagaimana dihimpun, bakat Sir William Henry Perkin tersebut menurun kepada anak-anaknya yang berhasil menjadi ahli kimia hebat.

Frederick Mollwo, anak termuda William Henry Perkin pada tahun 1897 menjadi ketua departemen kimia di Borough Polytechnic Institute dan mengambil alih laboratorium pribadi ayahnya pada tahun 1909.

Mollwo juga menggas bahan bakar minyak gambut dan produksi batubara. Mollwo juga diheormati lantaran menerbitkan buku dan penelitian tentang kimia organik dan anorganik.

Bakatnya juga menurun kepada anaknya yang lain, Arthur George Perkin. Arthur yang mendirikan perusahaan pewarnaan ditunjuk menjadi profesor pencelupan dan pewarnaan kimia di University of Leeds pada tahun 1916.

BACA JUGARayakan Hari Perempuan Internasional, Google Doodle Hadirkan Ilustrasi Penuh Makna

William Henry Perkin yang memperoleh gelar ‘Sir’ pada tahun 1906 itu meninggal dunia pada tahun 1907 akibat pneumonia dan komplikasi penyakit.

Loading...

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama