Tak Terima Pacarnya Direbut, Dua Wanita Aniaya Seorang Pelajar di Tangerang, Begini Nasibnya Sekarang

Tak Terima Pacarnya Direbut Dua Wanita Aniaya Seorang Pelajar di Tangerang Begini Nasibnya Sekarang
Tak Terima Pacarnya Direbut Dua Wanita Aniaya Seorang Pelajar di Tangerang Begini Nasibnya Sekarang

RANCAH POST – Tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pelajar terhadap pelajar yang lainnya memang saat ini merupakan kasus yang semakin banyak terjadi dan meresahkan.

Hanya karena masalah sepele, mereka tega menyiksa seseorang dan menganiayanya tanpa berfikir akibat dari perbuatannya tersebut.

Seperti belum lama ini dua wanita muda berlaku tak pantas dengan menganiaya seoorang siswi di Tangerang pada Sabtu 10 Maret 2018.

Video aksi keduanya pun beredar di media sosial. Wanita bertato tersebut tega menghajar gadis belia yang masih mengenakan seragam sekolah.

Mereka dengan brutalnya memukul serta menendang korban. Wanita yang menjadi korban itupun menangis histeris.

Walaupun korban meminta ampun, namun wanita tersebut tampak sangat kesal dan menganiaya korban dengan membabi buta.

Tak hanya itu saja, ia pun bertubi-tubi melayangkan kata-kata kasar pada wanita korban.

Kejadian ini berlangsung di Ruko Moderland Kalurahan Sipete Pekojan Tangerang. Suasana di sama terlihat sepi.

Tidak terlihat ada seorang pun warga yang melakukan pertolongan pada korban penganiayaan tersebut.

Namun karena video aksinya ini menjadi viral, Polisi pun berhasil melakukan penyelidikan.

Akhirnya kedua pelaku pun segera diamankan. Korban diketahui merupakan pelajar berusia 14 tahun berinisial WN.

Sementara tersangka masing-masing berusia 15 hingga 17 tahun. Mereka sama-sama warga Ciikokol Tangerang.

Pelaku diketahui merupakan seorang pengangguran sementara korban yang dianiayya masih pelajar.

BACA JUGA : Remaja Perempuan Jadi Korban Pembullyan Anak Punk di Malang Jawa Timur, Netizen Geram

Sementara itu polisi mengatakan bahwa motif penganiayaan yang diilakukan olek pelaku adalah karena ia tidak terima pacarnya direbut korban.

Loading...

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama