RANCAH POST – Seperti diketahui, hujan duit di Kuningan Jakarta Selatan sempat membuat heboh sejumlah pengguna jalan.

Tak sedikit para pengguna jalan itu menghentikan laju kendaraannya demi mengumpulkan uang-uang yang bertebaran.

Hujan duit Kuningan, sebagaimana diungkapkan Kapolsek Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib, merupakan dalam rangka promosi aplikasi bernama 17 Q.

Adapun lokasi hujan duit di Jakarta itu berada di Plaza Festival, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, dan berlangsung pada Rabu (28/2/2018) siang sekitar pukul 12.45 WIB.

“Hujan duit di Jakarta itu diselenggarakan PT Tujuh Belas Media Indonesia dan berlangsung di di pintu masuk Plaza Festival,” terang Irwa.

Kegiatan hujan duit di Kuningan itu dilakukan penyelenggara memakai mobil Sky Life. “Uang yang dibagikan pecahan Rp2000,” lanjut Irwa.

Namun, kegiatan Jakarta hujan duit itu menimbulkan gangguan arus lalu lintas sehingga polisi meminta penyelenggara hujan uang di Kuningan menghentikan aksinya.

“Selain berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, kegiatan itu membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Oleh Kanit Intel Polsek Metro Setiabudi, kegiatan itu diminta dihentikan,” kata Irwa.

Adapun dari penuturan sejumlah warga yang ikut dalam kegiatan hujan duit di Kuningan, situasi berlangsung kondusif karena adanya polisi di lokasi.

“Orang yang membagikan uang-uang itu naik mobil pengangkat,” terang warga bernama Tedi yang mengaku mendapat uang Rp36 ribu dari acara itu.

Tedi sendiri mengaku kaget dengan banyaknya orang yang berkerumun. Namun setelah mengetahui bahwa ada uang bertebaran dari atas, ia pun langsung ikut mengambil uang-uang itu.

Sementara itu, seorang pengemudi ojek online bernama Suharsono (35) mengatakan bahwa uang yang disebar selama 15 menit itu pecahan Rp2 ribu dan Rp10 ribu.

BACA JUGAGegerkan Media Sosial, Heboh Ada Hujan Duit di Kuningan

“Saya tadinya mau narik, tapi batal pas ada hujan duit. Saya dapat Rp20 ribu, lumayan,” ucap Suharsono.

Share.

Leave A Reply