Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Di Sukabumi Dihancurkan, Batu Bertumpuk di Daerah Ini Jadi Seni Budaya dan Dilestarikan
    Berita Nasional

    Di Sukabumi Dihancurkan, Batu Bertumpuk di Daerah Ini Jadi Seni Budaya dan Dilestarikan

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman4 Februari 20180
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Di Sukabumi Dihancurkan Batu Bertumpuk di Daerah Ini Jadi Seni Budaya dan Dilestarikan
    Di Sukabumi Dihancurkan Batu Bertumpuk di Daerah Ini Jadi Seni Budaya dan Dilestarikan

    RANCAH POST – Beberapa hari yang lalu publik sempat dihebohkan dengan adanya tumpukan batu di salah satu sungai yang ada di Sukabumi Jawa Barat.

    Namun lantaran dianggap berbau mistis, tumpukan batu di Sukabumi tersebut dihancurkan oleh aparat berwenang setempat.

    Fenomena batu bertumpuk juga ada di Ngawi. Berbeda dengan di Sukabumi, batu yang disusun itu justru dijadikan sebagai seni budaya yang dilestarikan.

    Batu bertumpuk itu bisa ditemukan di sungai yang melintas di obyek wisata dan bumi perkemahan Selondo di Dusun Gagar Desa Ngrayudan Kecamatan Jogorogo.

    Kegiatan menyusun batu tersebut sudah dilestarikan sejak 2 tahun yang lalu oleh pemuda yang tergabung dalam kelompok bernama Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata).

    “Ide batu bersusun ini bermula dari hobi warga saat mandi di sungai. Di kala senggang, mereka menumpuk batu,” terang Ketua Pokdarwis Zainul Tohar, Minggu (4/2/2018).

    “Kegiatan ini tak hanya membutuhkan kesabaran, tapi juga konsentrasi tinggi sehingga akhirnya dibudayakan dalam sebuah festival,” tambah Zainul.

    Masih dikatakan Zainul, kegiatan menumpuk batu ini harus dilestarikan untuk mengangkat potensi wisata yang ada di Kabupaten Ngawi.

    Tak hanya menyusun batu, pengunjung juga bisa berkemah di bawah rindangnya pohon pinus di tempat tersebut. “Bagi mereka yang suka berkemah, bisa bermalam di area hutan pinus yang rindang,” ucap Zainul.

    Menanggapi penghancuran batu bertumpuk di Sukabumi, Zainul sangat menyayangkannya.

    Adapun sebagaimana dikatakan Kepala Desa Ngrayudan Suwarno, pihaknya dan pemerintah daerah sangat mendukung adanya kegiatan/budaya menumpuk batu itu.

    Perlombaan batu bertumpuk yang dikemas dalam Festival Gravitasi Bumi pun dihelat setiap satu tahun sekali pada bulan Agustus.

    BACA JUGA: Khawatir Menjurus Kemusyrikan dan Jatuh Korban Jiwa, Batu Bertumpuk di Sukabumi Dibongkar

    “Kami dari perangkat desa sangat mendukung kegiatan ini demi mengangkat potensi wisata desa dan potensi wisata Kabupaten Ngawi,” ucap Suwarno.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.