Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Cantrang Dilarang, Istana Diserbu Ribuan Nelayan Asal Pantura
    Berita Nasional

    Cantrang Dilarang, Istana Diserbu Ribuan Nelayan Asal Pantura

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman17 Januari 20180
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Cantrang Dilarang Istana Diserbu Ribuan Nelayan Asal Pantura
    Cantrang Dilarang Istana Diserbu Ribuan Nelayan Asal Pantura

    RANCAH POST – Saat berlangsungnya pelantikan empat pejabat negara di dalam Istana Merdeka, ribuan nelayan menggelar aksi unjuk rasa.

    Aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan nelayan asal Pantura tersebut dimaksudkan untuk memprotes kebijakan Menteri Kelauatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti soal larangan penggunaan cantrang.

    Nelayan meminta larangan penggunaan cantrang tersebut dicabut lantaran dinilai merugikan nelayan tradisional.

    Dalam aksi unjuk rasa, ribuan nelayan tersebut terlihat mengenakan ikat kepala sembari mengibarkan bendera aliansi buruh nelayan.

    Tak hanya itu saja, para nelayan yang menggelar aksi unjuk rasa juga membawa poster berisi aspirasi. Para perwakilan massa pun silih berganti menyampaikan orasinya.

    Tak ketinggalan para nelayan membawa keranda sebagai simbol matinya keadilan bagi nelayan dengan adanya pelarangan penggunaan cantrang yang memang digunakan nelayan Pantura untuk menangkap ikan.

    Dengan dilarangnya penggunaan cantrang, kata Ketua Umum Aliansi Nelayan Indonesia Riyono, berpengaruh kepada kesejahteraan nelayan.

    Bahkan dikatakan Riyono, alat pengganti penangkap ikan yang disediakan pemerintah justru tidak produktif dan tidak sesuai dengan kebutuhan para nelayan.

    “Alat yang diberikan justru tidak produktif, tidak seperti cantrang. Jumlahnya juga tidak sesuai dengan kebutuhan para nelayan,” ujar Riyono, Rabu (17/1/2018).

    Riyono pun mengaku bila sebelumnya pihaknya sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan akan kembali diterima presiden untuk membicarakan persoalan tersebut.

    “Sudah ada kesepakatan kemarin, dan mudah-mudahan ada keputusan hari ini,” kata Riyono.

    Riyono juga mengatakan bahwa pihaknya hanya meminta supaya cantrang bisa dipergunakan kembali untuk menangkap ikan.

    BACA JUGA: Menteri Susi Ngopi dan Merokok Santai di Laut, Netizen: Sensasinya Gimana Tuh Bu?

    “Kajian yang kami lakukan sudah kami sampaikan. Jika mereka punya kajian, mari kita duduk bersama dan melakukan kajian secara komprehensif,” tandas dia.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.