RANCAH POST – Tak ada habisnya media sosial dihebohkan dengan beredarnya video asusila. Ironisnya, kejadian kali ini dilakukan seorang oknum guru ngaji yang mencabuli santrinya.
Kejadian oknum guru ngaji cabuli santri itu terjadi di Dusun Bendil, Desa Berbek, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pelaku disbutkan berinisial Am, 38 tahun.
Dari Senin (18/9/2017) silam, video guru ngaji cabuli santri di dalam mesjid itu sudah beredar di ponsel milik warga Nganjuk. Parahnya, perbuatan mesum itu dilakukan di dalam masjid.
Disebutkan, perbuatan mesum di masjid yang terekam dalam video dengan durasi sekitar 2 menit 57 detik itu memperlihatkan pelaku dan santri yang masih berusia 16 tahun berpelukan dan melakukan adegan asusila lainnya.
Diketahui perbuatan mesum oknum guru ngaji dan santri itu terjadi malam hari lantaran latar belakang video terlihat dalam kondisi gelap.
BACA JUGA: Berawal dari Facebookan, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan
Setelah video tersebut beredar, warga dan perangkat desa setempat kemudian memastikan kebenarannya. Rupanya benar, oknum guru ngaji tersebut yang ada dalam video itu.
Edi Santoso, ketua RW setempat mengatakan bahwa pelaku sudah disidang oleh perangkat desa setempat. Ia pun mengakui bahwa dirinya yang ada dalam video guru ngaji cabuli santri di Nganjuk itu.
“Pelaku mengaku khilaf. Warga kemudian melarang pelaku untuk mengajar ngaji lagi agar tidak terulang kejadian serupa,” kata Edi, Selasa (19/9/2017).
Sementara itu, diutarakan Kapolsek Berbek AKP Totok Ismanto yang hadir dalam mediasi, kedua belah pihak sepakat tidak melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.
“Kedua pihak, laki-laki dan perempuan, sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan kasus itu ke ranah hukum,” ucap Totok.
