RANCAH POST – Belakangan ini ada satu mainan yang populer dan sangat digandrungi anak-anak dan remaja dunia. Tak hanya digandrungi anak-anak dan remaja, fidget spinner, nama mainan itu, juga menarik hati orang-orang dewasa.
Saking populernya fidget spinner, mesin pencari Google bahkan sampai membuat fidget spinner versi virtual yang bisa dimainkan. Hanya saja, bagi orangtua yang berpikiran hendak membelikan anaknya mainan tersebut sebaiknya berpikir ulang.
Pasalnya, kelompok pemerhati konsumen ‘World Against Toy Causing Harm’ yang disingkat WATCH menyampaikan laporan keselamatan berkaitan dengan mainan itu.
BACA JUGA: Google Hadirkan Fidget Spinner Spesial Buat Warganet
Rabu (21/6/2017), WATCH yang berkantor di Boston menyatakan bahwa mainan yang sudah dilarang di sejumlah sekolah tersebut bisa terpisah menjadi beberapa pecahan kecil yang bisa membuat tersedak.
Sejumlah anak di Texas dan Oregon, sebagaimana pernyataan WATCH, harus dilarikan ke rumah sakit karena tertelan potongan mainan populer itu.
Joan Siff, Presiden WATCH menyebutkan bahwa mainan yang populer belum tentu terjamin keamanannya.
Tak hanya mengingatkan efek negatif dari spinner, WATCH juga mengingatkan bahayanya baterai litihium pada ‘hoverboards”, mainan plastik action figure, dan cedera yang bisa ditimbulkan dari skuter tak bermotor.
