Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Nenek 70 Tahun Ini ‘Wakafkan’ Diri Jaga Perlintasan Kereta Api Selama Puluhan Tahun
    Berita Nasional

    Nenek 70 Tahun Ini ‘Wakafkan’ Diri Jaga Perlintasan Kereta Api Selama Puluhan Tahun

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman13 Juni 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Nenek Patum
    Nenek Patum

    RANCAH POST – Pada tangannya selalu terpegang tanda stop sebagai penahan laju kendaraan yang hendak menerobos perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

    Maspatum namanya, nenek berusia 70 tahun itu puluhan tahun sudah dengan setia menjaga perlintasan kereta api di Kemang, Serang.

    40 tahun sudah Maspatum tinggal di Kemang, Serang. Ia pun menempati sebidang lahan milik PT. KAI yang tak jauh dari perlintasan kereta tanpa palang pintu tersebut.

    Nenek yang dipanggil Patum itu pun mempunyai inisiatif menjaga perlintasan bahkan di saat bulan Ramadhan sekalipun untuk mengingatkan para pengendara yang hendak melintas.

    “Sekarang itu keretanya melintas 24 jam. Saya mah niatnya untuk ibadah, kasihan dengan nyawa orang,” ujar Nek Patum, Selasa (13/6/2017).

    BACA JUGA: Aksi Mulia Nenek Penjaga Masjid Keluarkan Uang 20 Ribu Tiap Hari untuk Beri Makan Kucing

    Dirasakan Nek Patum, sebelum tahun 2000, menjaga perlintasan kereta tidak selelah sekarang. Sebab, dulu kereta hanya melintas dua kali di pagi dan sore hari, berbeda dengan sekarang yang melintas hampir satu jam sekali.

    “Nenek mah gak ada yang nyuruh, gak ada yang melarang. Kalau ada yang ngasih, nenek terima. Tapi kalau gak ada juga gak apa-apa,” ucap dia.

    “Manusia itu sama semuanya, umat Allah, mau Cina mau Belanda. Bagaimana kalau mereka tidak ada yang mengingatkan terus tertabrak,” lanjut dia.

    Berkat pengabdiannya itu, Nenek Patum pun pernah diajak umroh. Namun ia tidak mengetahui siapa atau pihak mana yang mengajaknya umroh.

    Pernah diajak umroh. Nggak tahu dari mana. Ada aja jalannya. Biarin orang mau ngomong apa. Tahu dari pemerintah provinsi tahu dari mana.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.