Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Isu Pembakaran Alkitab, Jayapura Nyaris Rusuh
    Berita Nasional

    Isu Pembakaran Alkitab, Jayapura Nyaris Rusuh

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman27 Mei 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Pembakaran Alkitab
    Pembakaran Alkitab

    RANCAH POST – Distrik Padang Bulan Jayapura Papua nyaris dilanda kerusuhan pada Kamis (25/5/2017) kemarin akibat isu pembakaran Alkitab.

    Ribuan massa yang berkumpul di Jalan Abepura-Padang Bulan itu mengepung Makorem (Markas Komando Resor Militer) 172/PWY dan rumah Kepala Staf Korem 172/PWY.

    Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Musthofa Kamal menuturkan, kemarahan warga tak bisa dibendung manakala mendengar adanya rumor pembakaran Alkitab oleh anggota TNI.

    Kericuhan itu sebagaimana dikatakan seorang warga, berawal ketika anggota TNI itu membakar sampah.

    “Saat itu mahasiswi yang berada di belakang lokasi pembakaran melihat adanya Alkitab yang dibakar. Mereka kemudian memberitahukan hal itu ke Gereja Sion Padang Bulan,” kata warga tersebut.

    BACA JUGA: PNS Ini Mengaku Nabi dan Punya Kitab

    Namun sebagaimana diutarakan Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Teguh Pudji Rahardjo, bukanlah Alkitab yang dibakar melainkan buku agama.

    Pembakaran terhadap buku berjudul ‘Asal Usul Agama-agama’ karangan Thomas Hwang itu pun disebutkan tidak dilakukan dengan sengaja.

    “Saat itu mess korem tengah dibersihkan. Tumpukan sampah karton yang sudah tidak terpakai kemudian dibakar tanpa diperiksa dulu,” ucap Teguh.

    Adapun Kapolresta Jayapura AKBP Tober Sirait yang berusaha menenangkan massa akibat adanya isu pembakaran Alkitab itu justru menjadi korban penganiayaan akibat massa yang marah.

    Dalam kejadian itu, kepolisian berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai provokator dan penyebaran isu pembakaran Alkitab.

    “Pelaku yang menjadi provokator dan penyebar isu sudah kami tangkap guna proses penyidikan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.