Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Habis Jadi Santapan, Warga Enrekang Temukan Katak Raksasa dengan Berat Hampir 2 Kg
    Berita Nasional

    Habis Jadi Santapan, Warga Enrekang Temukan Katak Raksasa dengan Berat Hampir 2 Kg

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman7 Mei 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Katak Raksasa
    Katak Raksasa

    RANCAH POST – Seekor katak raksasa ditemukan warga Desa Buntu Mondong, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enkerang, Sulawesi Selatan.

    Katak yang oleh warga setempat disebut dengan ‘tondan’ itu ditemukan di pinggiran Sungai Dantewwa, sungai yang panjangnya mencapai 10 kilometer di Enrekang dan melintasi Desa Buntu Mondong, Banca, dan Lunjen.

    “Ada sembilan ekor katak yang kita tangkap,” ucap Darussalam, salah satu warga yang turut menangkap katak raksasa itu, Selasa, 2 Mei 2017.

    BACA JUGA: Video Pemuda Ditelan Ular Piton Viral di Medsos

    Katak raksasa di Enrekang yang tidak diketahui jenisnya itu beratnya mencapai 1,5 kilogram sampai 1,9 kilogram setelah ditimbang.

    “Katak ini benyak ditemui di daerah kami yang berada di Kaki gunung Latimojong. Biasanya katak itu ditangkap kalau keluar dari habitatnya,” tutur Darussalam.

    Masih diutarakan Darussalam, keberadaan katak raksasa itu sudah diketahui sejak lama oleh warga sekitar. Keberadaan katak itu pun sangat dijaga mengingat jumlah yang tidak begitu banyak.

    Usai ditangkap, katak itu rupanya habis jadi santapan warga.

    “Sedikit saja warga yang gemar makan katak ini, saya termasuk yang tidak suka. Biasanya yang suka makan todan ini adalah anak-anak muda, dikuliti dulu terus di bakar,” tukas Darussalam.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.