Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Imbas Serangan Gas Sarin, AS Gempur Pangkalan Udara Suriah dengan 59 Rudal Tomahawk
    Berita Internasional

    Imbas Serangan Gas Sarin, AS Gempur Pangkalan Udara Suriah dengan 59 Rudal Tomahawk

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman7 April 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Rudal Tomahawk
    Rudal Tomahawk

    RANCAH POST – Serangan senjata kimi berupa gas sarin yang disebutkan dilancarkan pasukan pemerintah Suriah di Provinsi Idlib rupanya membuat geram Presiden AS Donald Trump.

    Trump menyebut ulah Assad tersebut sudah ‘melampaui batas’. Serangan gas sarin itu memicu Amerika Serikat meluncurkan rudal Tomahawk ke sebuah pangkalan udara di Suriah.

    Dilaporkan lima tentara Suriah tewas dalam serangan yang diarahkan ke pangkalan udara Shayrat. Serangan rudal Tomahawk itu disinyalir hampir memporak-porandakan seluruh pangkalan udara itu.

    Serangan 59 rudal Tomahawak itu diluncurkan dari dua kapal perang milik Amerika Serikat, USS Porter dan USS Ross, yang siaga di Laut Mediterania.

    Serangan rudal itu diarahkan secara terukur ke pesawat tempur, landasan, dan pengisian bahan bakar pesawat.

    “Kejadian kemarin (serangan gas sarin) tak bisa diterima oleh saya, itu mengubah sikap saya terhadap Assad dan Suriah,” ucap Donald Trump kepada sejumlah awak media, dilansir Reuters, Kamis (6/4).

    Sebelumnya, sejumlah analis, pengamat, dan diplomat menuding bila pasukan Bashar Assad dan sekutunya, Rusia, yang menjadi pelaku serangan senjata kimia di Suriah.

    Namun tudingan itu dibantah tegas oleh Rusia, begitu juga pemerintah Bashar Assad yang menyanggah telah menggunakan senjata kimia dalam perang sipil yang terjadi dalam kurun waktu 6 tahun itu.

    Pemerintah Rusia melalui kementerian pertahanannya menyebutkan bahwa jatuhnya korban jiwa dari warga sipil itu diakibatkan serangan jet tempur pemerintah terhadap pabrik yang berisikan persediaan senjata kimia milik pemberontak.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.