Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Potret Pilu Bocah-Bocah SD Berbaju Lusuh di Pedalaman Kalimantan
    Berita Nasional

    Potret Pilu Bocah-Bocah SD Berbaju Lusuh di Pedalaman Kalimantan

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman3 April 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Bocah SD
    Bocah SD

    RANCAH POST – Seragam yang mereka pakai nampak lusuh dan terlihat menguning. Celana yang dipakai pun sudah tidak bisa dikancingkan lagi.

    Lihat ke bawah, kaki mereka terlihat dekil dan hanya beralaskan sandal. Bukan tas yang mereka bawa, hanya kantong kresek yang mereka gunakan untuk menyimpan alat tulis.

    Untuk sampai ke sekolah, bocah SD itu pun harus menempuh perjalanan yang jauh dengan menembus hutan belantara dengan medan berbukit dan berlumpur.

    Kondisi memmilukan itu diceritakan langsung sang guru, Anggit Purwoto. Anggit sendiri salah satu sarjana yang mengikuti program Sarjana Mendidik Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM3T) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Anggit mengajar di SDN 04 terletak di Desa Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, yang berbatasan dengan Malaysia.

    Untuk mencapai desa tersebut dari Bengkayang, dibutuhkan waktu dua hari perjalan darat. Namun jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, jarak tempuh akan lebih lama lagi.

    “Kepada anak-anak itu saya sampaikan agar mereka tidak memperdulikan kondisi, tetap fokus belajar, tetap semangat untuk menatap masa depan,” ujar Anggit, Minggu (2/4/2017).

    Anggita dan dua rekan lainnya ditempatkan di SMA yang masih berlokasi di desa tersebut. Namun tidak ada satu pun dari mereka yang ditempatkan di SD oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang.

    Guru tetap juga tak ada di SD tersebut, kelas pun sering kosong. Guru yang mengajar di SD itu pun hanya mengajar dua minggu dalam sebulan.

    Namun kondisi itu tidak dipersoalkan karena guru-guru tersebut memang berasal dari kota dan sudah memiliki keluarga.

    “Makanya dengan sukarela saya mengajar di SD ini,” ucap Anggit yang merupakan lulusan Universitas Muhammadiyah Purwokerto itu.

    Kondisi bangunan sekolah pun tak jauh berbeda, sangat memprihatinkan. Hanya saja yang paling dibutuhkan adalah alat tulis dan seragam yang layak.

    Begitu juga dengan waktu belajar yang terbatas lantaran tidak ada penerangan memadai ketika cuaca berubah gelap. Panel surya yang ada pun tidak bisa menjangkau seluruh kebutuhan.

    Dengan kondisi yang memprihatinkan itu, Anggit pun berharap pemerintah pusat bergerak. Sebab, anak-anak itu merupakan generasi penerus bangsa.

    Perhatikan pendidikan di pedalaman. Ibaratnya ‘keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’ benar ada. Tidak hanya di satu pulau saja.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.