Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Isu Penculikan Anak dan Penjualan Organ Tubuh Membuat Orangtua Khawatir
    Berita Nasional

    Isu Penculikan Anak dan Penjualan Organ Tubuh Membuat Orangtua Khawatir

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman21 Maret 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Ilustrasi Penculikan Anak
    Ilustrasi Penculikan Anak

    RANCAH POST – Selebaran isu penculikan anak yang beredar di media sosial membuat warga khususnya orang tua di sejumlah daerah khawatir.

    Dalam selebaran itu disebutkan bahwa pelaku penculikan anak itu berpura-pura sebagai pengemis atau orang gila.

    Kekhawatiran sejumlah orang tua semakin menjadi-jadi lantaran kabarnya organ tubuh anak korban penculikan akan diambil untuk dijual oleh si penculik.

    Seperti yang dirasakan Rahayu, warga Jalan Anwar Idris, Tanjungbalai. Rahayu mengakui bahwa dirinya takut kalau anaknya menjadi korban penculikan anak.

    “Saya takut anak saya jadi korban penculikan. Jadi sebelum terjadi, sebaiknya saya mewaspadai isu penculikan anak seperti yang terjadi di berbagai daerah,” kata Rahayu.

    “Terlepas isu itu benar atau tidak, untuk keamanan saya lebih baik antar jemput anak saya ke sekolah,” lanjut dia, Senin, (20/3/2017).

    Isu penculikan anak dan penjualan organ tubuh juga membuat Endang risau. Ia mengaku tidak tenang manakala anaknya berada di sekolah, terlebih bila jam pelajaran sudah berakhir.

    “Biasanya anak saya pergi dan pulang menggunakan becak langganan. Namun untuk keamanan anak, lebih baik saya yang antar jemput sendiri,” kata Endang.

    Sebelumnya, 19 Maret 2017, warga Kelurahan Tanjungbalai Kota-III, Kecamatan Tanjungbalai Utara, menangkap seorang wanita yang membagikan permen kepada sejumlah anak.

    Dari hasil pemeriksaan polisi, wanita bernama Siti Azami (32) yang diduga sebagai pelaku penculikan itu merupakan  orang yang mengalami gangguan jiwa.

     

    Berita Nasional Nasional Penculikan Anak
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.